Bianchi mengeluarkan sepeda barunya, Sprint yang tersedia dalam versi disc brake maupun rim brake. Sprint ini menggantikan seri Sempre Pro. Sesuai dengan namanya, sepeda bersertifikasi UCI ini dibuat dengan geometri balap yang agresif.

“Sprint diposisikan sebagai sepeda balap yang berada di bawah varian Aria, aero road bike,” tutur Andrew Grifin, Bianchi UK Brand Manager.

Dapat dilihat dari headtube yang aerodinamis. Sama dengan versi teratas Bianchi, Specialissima. Frame ini menggunakan bottom bracket BB86 pressfit dan seatpost berdiameter 27.2 mm mengadopsi sistem tanam yang digunakan di varian OltreXR4. Fork juga full karbon yang menggunakan as steer model tapered.

Penggunaan ban, Bianchi Sprint tipe rim brake dapat mengadopsi ban hingga 28 mm. Sedangkan versi disc brake dapat dipasang ban hingga ukuran 32 mm. versi disc brake menggunakan kaliper model flat mount dengan 12 mm thru axle depan belakang.

Geometri mirip dengan versi tertinggi, Bianchi Specialissima, bahkan untuk ukuran tertentu, stack dan reachnya sama.

Sprint mengadopsi dropped seatstay untuk membantu memperkuat sisi belakang. Bianchi mengklaim, bobot frame Sprint adalah 1.080 gram untuk versi rim brake dan 1.100 gram untuk versi disc brake.

Soal harga, Bianchi Sprint termasuk terjangkau. Menggunakan grupset Shimano 105 rim brake, Bianchi Sprint full bike bisa dibeli dengan harga £1.850 . Sedangkan grupset Ultegra rim brake dibanderol £2.100.

Untuk versi disc brake. Mengadopsi seri 105 dibanderol £2.350 dan seri Ultegra dengan harga £2.675. Versi rim brake sudah bisa dibeli sekarang, sedangkan disc brake baru tersedia di bulan Mei atau Juni. (mainsepeda)

Foto : Bianchi

Populer

Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Kolom Sehat: Saya Harus Menghadap Guru BP
Andhina, Helen & Mitya Tuntaskan Tanjakan Setinggi 3,275 Meter di Taiwan
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
UCI Makin Ketat Awasi Motor Doping
2 Cyclist Muda Pasang Target Berbeda di Nggravel Glenmore 2026
Resep Awet Komunitas 'Tanpa Nama' di Solo
Trek Madone Generasi 8: Kembali ke Aslinya Dulu
Paris-Nice 2024 Etape 8: Tempel Evenepoel, Jorgenson Rebut Gelar Juara Umum
Hiyaaaaa, Sudah Muncul Pinarello Dogma F12