Tadej Pogacar dipastikan tidak akan kembali berkompetisi pada sisa musim 2026 setelah mengalami kecelakaan di Vuelta a España. Pembalap UAE Team Emirates-XRG itu kini fokus menjalani pemulihan dan rehabilitasi untuk memastikan seluruh cederanya pulih secara optimal.
Keputusan tersebut diambil setelah Pogacar berkonsultasi dengan staf medis dan tim performa. Tidak ada batas waktu yang ditetapkan untuk kembalinya pembalap asal Slovenia tersebut ke arena balap.
Adrian Rotunno Direktur Medis UAE Team Emirates-XRG mengatakan, kondisi Pogacar menunjukkan perkembangan positif setelah menjalani operasi.
Namun, kombinasi cedera yang dialaminya membuat tim medis memilih tidak mengambil risiko dengan memaksanya kembali berlomba pada musim ini.
“Tadej menunjukkan kemajuan yang baik setelah operasi dan kami sangat puas dengan pemulihannya hingga saat ini. Namun, mengingat kombinasi cedera yang dialaminya – gegar otak, fraktur serviks C7 yang stabil, dan fraktur klavikula terbuka – kami telah mengambil keputusan, bersama dengan Tadej, bahwa ia tidak akan kembali berkompetisi musim ini,” ujar Rotunno.
Menurut Rotunno, fokus utama saat ini adalah memberikan waktu yang cukup bagi setiap cedera untuk sembuh sekaligus menjalani rehabilitasi secara terkontrol.
Fraktur pada tulang selangka dan tulang belakang leher pascaoperasi membutuhkan program rehabilitasi yang terstruktur.
Di sisi lain, Pogacar juga harus menjalani protokol pemulihan gegar otak secara bertahap dengan pemantauan neurologis berkelanjutan.
Setelah dinyatakan pulih secara medis dan siap secara pribadi, barulah Pogacar dapat secara bertahap meningkatkan beban latihan.
“Tidak ada manfaatnya mempercepat proses itu hanya untuk memenuhi tenggat waktu balapan. Menghilangkan tekanan memungkinkan Tadej untuk fokus sepenuhnya pada pemulihannya, dengan tujuan kembali berlatih dan berkompetisi penuh ketika dia benar-benar siap,” kata Rotunno.
Pogacr sendiri mengakui kecelakaan tersebut bukan cara yang diharapkannya untuk mengakhiri musim. Namun, ia memilih memprioritaskan kesehatan dan memberikan tubuhnya waktu untuk menjalani proses pemulihan.
“Tentu saja, ini bukanlah cara yang saya inginkan untuk mengakhiri musim saya. Saat ini, yang terpenting adalah pulih dengan baik dan memberi tubuh saya waktu yang dibutuhkan,” kata Pogacar.
Ia juga menyatakan akan tetap memberikan dukungan kepada rekan-rekan setimnya dari rumah sembari mempersiapkan diri untuk kembali pada musim depan.
“Sekarang saya akan fokus untuk menjadi sehat, mendukung rekan-rekan dari rumah, dan kembali tahun depan siap untuk menghadapi apa yang ada di depan,” ujarnya.
UAE Team Emirates-XRG memastikan tidak memberikan tekanan kepada Pogacr untuk kembali berlomba pada 2026. Kepala Tim sekaligus CEO Mauro Gianetti menegaskan kesehatan pembalap berusia 27 tahun itu menjadi prioritas utama.
“Setelah kecelakaan yang dialaminya, sama sekali tidak ada tekanan bagi Tadej untuk kembali balapan tahun ini. Kesehatan dan pemulihannya adalah prioritas utama,” ujar Gianetti.
Di tengah fokus pemulihan, UAE Team Emirates-XRG juga mengumumkan perpanjangan kontrak Pogacr hingga akhir musim 2032. Pogacar telah menjadi bagian dari tim sejak 2019 dan disebut sebagai salah satu figur sentral dalam perkembangan tim tersebut. (mainsepeda)