Vuelta a Espana 2026-Etape 12: Omrzel Menang Solo, Enric Mas Kokoh di Puncak GC

Jakob Omrzel (Bahrain Victorious) mencetak kemenangan terbesar dalam kariernya setelah meraih kemenangan solo pada etape ke-12 Vuelta a España 2026, Kamis (3/9). Pembalap 20 tahun itu tampil impresif di tanjakan menuju Calar Alto dan mengamankan kemenangan profesional pertamanya.

Omrzel melancarkan serangan ketika tanjakan terakhir masih menyisakan lebih dari 11 kilometer. Pembalap Slovenia tersebut kemudian mempertahankan keunggulannya hingga garis finis dan tiba hampir dua menit lebih cepat daripada para pengejar dari kelompok breakaway.

Kemenangan tersebut menjadi pencapaian istimewa bagi Omrzel yang baru menjalani musim pertamanya di level WorldTour. Ia juga mencatatkan sejarah sebagai pembalap Slovenia termuda yang pernah memenangkan etape Grand Tour.

Omrzel mengaku tidak sepenuhnya terkejut dengan keberhasilannya karena mengetahui besarnya kerja keras yang sudah dilakukan. Namun, ia tidak menyangka kemenangan tersebut datang begitu cepat, tepat pada kesempatan pertamanya tampil di Grand Tour.

"Saya tidak terkejut karena saya tahu seberapa banyak kerja keras yang sudah saya lakukan. Saya tahu hari seperti ini cepat atau lambat akan datang, tetapi tentu saja saya tidak menyangka 100 persen akan terjadi di Grand Tour pertama saya," kata Omrzel seusai finis.

Omrzel bahkan masih terlihat segar ketika menjalani pendinginan di atas sepeda statis setelah menyelesaikan etape yang sangat berat.

"Saya masih tidak percaya dengan apa yang saya lakukan, tetapi saya merasa sangat baik. Saya masih merasa baik-baik saja dan tidak lelah. Saya tidak tahu, saya hanya sedang menikmati momen ini," ujarnya.

Bahrain Victorious juga menjalani hari yang luar biasa. Selain kemenangan Omrzel, rekan setimnya, Santiago Buitrago, berhasil merebut jersey polkadot setelah ikut dalam breakaway.

Omrzel menyebut kekompakan tim menjadi salah satu kunci keberhasilan mereka. Ia menggambarkan strategi Bahrain Victorious seperti sedang memainkan permainan PlayStation.

"Seluruh tim benar-benar sempurna. Kami bilang bahwa kami sedang bermain PlayStation dan itulah yang kami lakukan saat ini, melakukan apa yang kami inginkan," tutur Omrzel.

"Kami masuk breakaway bersama Pello (Bilbao), Santi (Buitrago) dan pembalap lainnya. Ini luar biasa dan saya sangat bangga," lanjutnya.

Ketika diberi tahu bahwa dirinya kini menjadi pembalap Slovenia termuda yang memenangkan etape Grand Tour, Omrzel hanya tersenyum.

"Itu hanya statistik," katanya. "Tetapi itu statistik yang bagus."

Di belakang Omrzel, pertarungan klasemen umum berlangsung sengit di tanjakan menuju Calar Alto. Enric Mas (Movistar) menjadi pembalap yang paling menonjol setelah melancarkan serangan yang tidak mampu dijawab para rivalnya.

Mas berhasil menciptakan jarak dari kelompok favorit dan secara bertahap memperbesar keunggulannya atas Felix Gall (Decathlon CMA CGM) serta Primoz Roglic (Red Bull-Bora-hansgrohe).

Mas akhirnya finis dengan keunggulan 27 detik atas Gall, Roglic, dan Richard Carapaz (EF Education-EasyPost). Hasil itu makin memperkuat posisinya dalam persaingan klasemen umum.

Sebaliknya, Oscar Onley menjadi salah satu pembalap yang paling merugi. Pembalap Netcompany-Ineos tersebut kehilangan lebih dari dua menit dari Mas dan turun ke posisi kelima klasemen umum (GC). (mainsepeda)


COMMENTS