Citra-Tasha Cetak Sejarah, Jadi Pasangan Perempuan Pertama Juara Bentang Jawa Kategori Pair

SEJARAH baru tercipta dalam ajang ultra-cycling Bentang Jawa 2026. Pasangan Natasha Capirossi dan Citra Dewi Saraswati mengamankan gelar juara di kategori pair. Mereka  mencatatkan diri sebagai pasangan perempuan pertama yang berhasil menyabet podium tertinggi sepanjang Bentang Jawa diselenggarakan sejak 2021.

Citra dan Tasha (sapaan Natasha) memasuki garis finis di Banyuwangi pada Kamis, 20 Agustus 2026, pukul 21.56 WIB. Pasangan itu menyelesaikan rute lintasan tajam dan ekstrem menyusuri Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) Jawa dalam kurun waktu 4 hari 16 jam 26 menit.

Kemenangan itu sekaligus mengukuhkan rekor personal yang istimewa bagi Citra Dewi Saraswati. Sebelum menguasai kategori pair tahun ini, Citra telah mengantongi tiga gelar juara di kategori female solo. Yakni pada edisi 2021, 2022, dan 2025.

Persaingan di kategori pair Bentang Jawa 2026 berlangsung sengit hingga kilometer terakhir. Pasangan Mahyudi dan Alun Himawan menempati posisi kedua setelah finis pada pukul 22.26 WIB dengan total waktu 4 hari 16 jam 56 menit. Hanya berselisih 30 menit dari sang juara.

Baca Juga: Zidan Nouval Juara Bentang Jawa 2026, Kawinkan Gelar Ultra-Cycling 1.500 Km

Baca Juga: Tujuh Pembalap Sepeda Muda Indonesia Akan Berjuang di Tour de l'Avenir 2026

Sementara itu, podium ketiga diamankan oleh pasangan Ferry Silviana Feronica dan Muh Akbar Kafi. Pasangan ini mengakhiri rute panjang tersebut pada Sabtu, 21 Agustus 2026, pukul 00.18 WIB dengan catatan waktu 4 hari 18 jam 48 menit.


Natasha Capirossi dan Citra Dewi Saraswati memasuki kawasan Taman Blambangan Banyuwangi jelang finis Kamis malam, 20 Agustus 2026. 

Perjalanan melintasi Pulau Jawa menyajikan tantangan mental dan fisik yang berat bagi para peserta. Tasha menceritakan tantangan cuaca ekstrem, kualitas jalan, hingga rute Jalur Lintas Selatan (JLS) yang menguji ketahanan emosi.

"Hari pertama udaranya tidak enak sekali dan jalannya jelek," ungkap Tasha. "Di Daendels dan JLS headwind-nya kenceng, terus lurus-lurus kepingin berhenti di minimarket lebih dulu di Brosot Bantul, ternyata jalannya dibelokin dan gak ada apa-apa di sana," paparnya.

Dia mengungkapkan, jalur naik ke Panggang, kawasan Gunungkidul, juga bikin mengeluh. "Sudah jalannya pelan banget, jauh banget," ujar Tasha.

"Tasha termisuh-misuh di sana yang pernah saya lihat," canda Citra.

Baca Juga: Peserta Tertua dan Termuda Bentang Jawa 2026 Terpaksa DNF di Hari Kedua

Baca Juga: Bu Fey Terjun di Bentang Jawa 2026, Berbekal Pengalaman di Paris dan Three Islands Journey

Meski diterpa kelelahan fisik, kerja sama Citra dan Tasha menjadi kunci keberhasilan mereka menjaga konsistensi kecepatan hingga titik akhir. Ketika ditanya mengenai peluang untuk kembali berlaga di edisi berikutnya, Citra yang sudah empat kali juara Bentang Jawa memberikan sinyal kepuasan atas pencapaiannya saat ini.

"Enggak, udah cukup, this is it," kata Citra.


Ferry Silviana Feronica dan Muh Akbar Kafi finis di posisi ketiga kategori pair Bentang Jawa 2026.

Di lain pihak, Bagi Ferry Silviana Feronica, capaian itu melunasi kegagalannya pada edisi 2024 akibat Did Not Finish (DNF). Bentang Jawa 2026 juga menjadi rekor jarak tempuh bersepeda terjauh bagi Ferry. Melampaui rekor lamanya saat menuntaskan Paris-Brest-Paris 2023 sejauh 1.200 Km.

"Sudah tidak penasaran lagi," tutur Bu Fey, sapaan akrabnya, yang menunggangi sepeda lokal Wdnsdy AJ5, di Bentang Jawa 2026.

Ajang Bentang Jawa 2026 kembali membuktikan bahwa ketahanan fisik, navigasi yang presisi, dan kekuatan mental menjadi faktor krusial dalam menaklukkan jalur unsupported ultra-cycling paling bergengsi di Indonesia ini.

Bentang Jawa merupakan ajang balap sepeda mandiri (unsupported ultra-cycling race) yang melintasi sepanjang Pulau Jawa. Pada edisi 2026, para peserta menempuh rute sepanjang lebih dari 1.500 km dengan total elevasi pemanjatan (elevation gain) mencapai belasan ribu meter dari barat hingga ujung timur Jawa.

Rangkaian Bentang Jawa 2026 masih berlangsung hingga Sabtu, 22 Agustus mendatang, dengan batas waktu (Cut off Time) selama 156 jam hingga pukul 17.30 WIB. (Mainsepeda)


COMMENTS