Tadej Pogacar dipastikan kembali tampil di Vuelta a España 2026. Kepastian tersebut diumumkan oleh UAE Team Emirates-XRG pada Senin (3/8). Pengumuman itu sekaligus mengakhiri spekulasi mengenai keikutsertaan juara Tour de France 2026 itu pada Grand Tour terakhir musim ini.
Vuelta a España 2026 akan menjadi penampilan pertama Pogacar di ajang tersebut sejak 2019. Pada edisi itu, ia sukses finis di posisi ketiga dalam debut Grand Tour sepanjang kariernya.
Melalui akun media sosial resmi tim, UAE Team Emirates-XRG mengonfirmasi terkait kehadiran Pogacar sebagai pemimpin skuad mereka.
"Benar, dia kembali. Tadej Pogacar dipastikan tampil di La Vuelta. Mantan peraih podium itu kembali ke Vuelta untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun dan akan memimpin susunan pembalap kami pada Grand Tour terakhir musim ini," tulis UAE Team Emirates-XRG.
Dalam Vuelta a España 2026, Pogacar akan didampingi João Almeida, Domen Novak, Ivo Oliveira, Pavel Sivakov, Pablo Torres, Kevin Vermaerke, dan Jay Vine.
Balapan akan dimulai pada 22 Agustus 2026 di Monaco. Selanjutnya, para pembalap akan menempuh lomba selama tiga pekan dengan sebagian besar etape berlangsung di wilayah Andalusia, Spanyol selatan, sebelum finis di Granada.
Pogacar mengaku antusias kembali tampil di Vuelta setelah absen selama tujuh tahun. Menurutnya, balapan di Spanyol selalu menghadirkan pengalaman istimewa.
"Saya senang bisa kembali ke La Vuelta. Ini adalah Grand Tour pertama saya pada 2019 dan menjadi pengalaman yang luar biasa. Spanyol adalah negara yang sangat saya sukai untuk dikunjungi dan dijadikan tempat balapan. Saya merasa sekarang adalah waktu yang tepat untuk kembali," ujar Pogacar.
Pembalap asal Slovenia ini menegaskan bahwa motivasinya sangat tinggi untuk menutup musim dengan hasil terbaik.
"Motivasi saya sangat tinggi untuk mengakhiri tahun ini dengan baik dan Vuelta akan menjadi target besar. Tim kami sangat kuat dan kami berharap bisa meraih hasil maksimal," katanya.
Pogacar diprediksi menjadi unggulan utama untuk menjuarai Vuelta a España 2026. Ini baru kedua kalinya dalam kariernya ia mengikuti dua ajang Grand Tour dalam satu musim, setelah sebelumnya berhasil menjuarai Giro d'Italia dan Tour de France pada 2024.
Usai Vuelta, pembalap berusia 27 tahun itu diperkirakan akan melanjutkan perjuangannya di Kejuaraan Dunia Balap Sepeda di Kanada dengan target merebut gelar juara dunia ketiga.
avier Guillén Direktur Vuelta a España meyakini rute balapan tahun ini sangat sesuai dengan karakteristik Pogacar.
"Etape-etape tahun ini sangat cocok baginya untuk menampilkan performa terbaik yang selama ini dikenal publik. Selain itu, tampil dan berusaha memenangkan Vuelta juga menjadi persiapan ideal untuk mempertahankan gelar juara dunia di Kanada. Karena itu, saya rasa ini adalah tahun terbaik bagi Tadej Pogacar untuk kembali," ujar Guillén. (mainsepeda)