Richard Carapaz tampil sebagai pemenang etape ke-20 Tour de France 2026, setelah memanfaatkan insiden yang dialami Sepp Kuss pada tanjakan legendaris Alpe d'Huez, Sabtu (25/7).

Kemenangan tersebut sekaligus memastikan pembalap EF Education-EasyPost ini mengamankan gelar raja tanjakan atau pemilik jersey polkadot.

Etape pegunungan terakhir Tour de France musim ini berlangsung dramatis. Sebanyak 14 pembalap membentuk kelompok terdepan sejak awal balapan di rute sepanjang 170 kilometer yang menyajikan empat tanjakan utama.

Richard Carapaz, Sepp Kuss (Visma-Lease a Bike), dan Jai Hindley (Red Bull-Bora-Hansgrohe) menjadi tiga pembalap terkuat setelah saling menyerang di tanjakan Col du Galibier dan Col de Sarenne.

Memasuki 17,4 kilometer terakhir, Kuss melancarkan serangan yang sempat membuatnya unggul sekitar 20 detik dari Carapaz dan Hindley. Hindley akhirnya kehilangan tenaga, sementara Carapaz terus menjaga jarak dengan pembalap asal Amerika Serikat tersebut.

Baca Juga: Tour de France 2026-Etape 19: Pogacar Pecahkan Rekor Pantani di Alpe d’Huez

Baca Juga: Tour de France 2026-Etape 18: Carapaz Taklukkan Orcières-Merlette, Bidik Jersey Polkadot

Drama terjadi ketika balapan memasuki kawasan Alpe d'Huez. Kuss mengalami dua kali kecelakaan dalam 10 kilometer terakhir.

Insiden pertama terjadi di dalam terowongan, sedangkan kecelakaan kedua nyaris membuatnya terperosok ke sisi jalan sebelum berhasil tertahan pagar beton dan jaring pengaman.

Carapaz yang berada tepat di belakang langsung mengambil alih posisi terdepan. Pembalap asal Ekuador itu terus memperlebar keunggulan hingga finis dengan selisih 31 detik atas Kuss, sekaligus mencatat kemenangan etape terbesar dalam kariernya di Tour de France.

Sebelumnya, Carapaz juga telah memastikan diri sebagai juara klasemen raja tanjakan setelah menjadi pembalap pertama yang melintasi puncak Col du Galibier dan mengumpulkan poin yang tidak lagi dapat dikejar para rivalnya.

Nasib kurang beruntung juga dialami Kuss di penghujung balapan. Dalam 500 meter terakhir, ia disalip Remco Evenepoel (Red Bull-Bora-Hansgrohe), yang akhirnya finis di posisi kedua dengan selisih 26 detik dari Carapaz. Kuss harus puas menempati posisi ketiga.

Baca Juga: Tour de France 2026-Etape 17: Philipsen Menang, Duel Green Jersey Makin Sengit

Baca Juga: Tour de France 2026-Etape 16: Evenepoel Tercepat di ITT, Pogacar Pertahankan Jersey Kuning

Sementara itu, pemimpin klasemen umum (GC) Tadej Pogacar finis di urutan keempat. Pembalap UAE Team Emirates-XRG itu memilih mengorbankan peluang mengejar kemenangan etape demi membantu rekan setimnya, Isaac Del Toro.

Pogacar tetap mendampingi Del Toro saat Remco Evenepoel melakukan serangan pada kilometer-kilometer terakhir. Keputusan tersebut terbukti efektif karena Del Toro berhasil mempertahankan posisi ketiga klasemen umum sekaligus mengamankan jersey putih sebagai pembalap muda terbaik.

Dengan hanya menyisakan etape terakhir di Paris, Pogacar kini hampir dipastikan meraih gelar juara Tour de France untuk kelima kalinya. (mainsepeda)

Populer

Review Sensah Empire Pro 12-Speed setelah 1.000 Km Plus (3-Habis)
Weight Weenie Build: Wdnsdy AJ62 "NAKED" ini hanya 5,6 kilogram!
Tour de France 2026: Pogacar Makin Dekat Gelar Juara Usai Pecah Rekor di Alpe d’Huez
Tour de France 2026-Etape 20: Carapaz Menang di Alpe d'Huez, Pogacar Selangkah Lagi Juara
Tour de France 2026-Etape 19: Pogacar Pecahkan Rekor Pantani di Alpe d’Huez
Benarkah Ban 25 Mm Lebih Cepat dari 23 Mm?
Tour de France 2026-Etape 18: Carapaz Taklukkan Orcières-Merlette, Bidik Jersey Polkadot
Tour de France 2026: Pogacar Tetap Fit di Tengah Masalah Kesehatan UAE Team Emirates-XRG
Rute Etape 21 Tour de France 2026 Dipangkas Akibat Kebakaran Hutan
Official Jersey KAI Ngebel KOM 2026 Dirilis, Terinspirasi Kisah Naga Baru Klinting