PEMERINTAH Kota (Pemkot) Madiun menyatakan siap mendukung penuh penyelenggaraan ajang balap sepeda Madiun-Ponorogo KAI Ngebel KOM 2026. Event besutan Mainsepeda tersebut dijadwalkan berlangsung pada 1 Agustus 2026 mendatang.

Dukungan tersebut disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun dalam rapat koordinasi bersama tim Mainsepeda di Kantor Balai Kota Madiun, Senin, 20 Juli 2026. Rapat tersebut dihadiri pula Kepala Dinas Kominfo Noor Aflah, jajaran UPTD Kota Madiun lainnya, dan perwakilan dari Mainsepeda.

Pemkot Madiun melihat ajang itu sebagai peluang strategis untuk mendongkrak sektor pariwisata. Sekaligus memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat setempat.

Berdasarkan data awal peserta, mayoritas pesepeda yang berpartisipasi dalam KAI Ngebel KOM 2026 berasal dari luar daerah. Hal ini menjadi indikator kuat bahwa magnet sport tourism di kawasan Madiun Raya sangat menarik.

Baca Juga: Tanjakan Menuju Telaga Ngebel Ramah Tapi Unik, Peserta KAI Ngebel KOM Jangan Khawatir!

Baca Juga: Legenda Naga Baru Klinting, Kisah Epik di Ujung Finis KAI Ngebel KOM 2026

"Event-nya menarik, bisa mengumpulkan orang-orang tidak hanya dari Kota Madiun. Sekitar 90-95 persen peserta justru hadir dari luar Kota Madiun. Ini menjadi peluang besar bagi kami," ujar F Bagus Panuntun seusai pertemuan teknis.

Bagus menambahkan bahwa kolaborasi berkelanjutan dengan pihak swasta seperti Mainsepeda sangat efektif dalam memperluas jangkauan promosi daerah. "Kolaborasi ini pastinya membantu pemerintah kota untuk mempromosikan, memberikan dampak ekonomi, dan juga pariwisata di Kota Madiun. Jadi kami sangat support kegiatan yang bagus ini," paparnya.

Salah satu poin krusial yang dibahas dalam rapat koordinasi tersebut adalah usulan lokasi start. Pihak Pemkot Madiun menyarankan agar titik keberangkatan ratusan pesepeda dialihkan ke depan Kantor Balai Kota Madiun. Bukan di area kantor Daerah Operasi (DAOP) 7 PT KAI seperti rencana awal.

Pertimbangan utama penggeseran itu didasari oleh faktor kapasitas area dan strategi publikasi kota. Saat ini jumlah peserta tercatat telah mencapai 500 orang. Sehingga membutuhkan ruang berkumpul yang jauh lebih representatif dan longgar.

Baca Juga: Rela Repot Demi Seru, 20 Cyclist Matador Siap Invasi KAI Ngebel KOM 2026

Baca Juga: Ketagihan Nanjak, Bunda Ajak Si Anak Lelaki Debut di Ngebel KOM 2026

Sebelumnya tim Mainsepeda mengincar start dari kantor KAI DAOP 7 yang bangunannya gedungnya peninggalan Belanda. Cantik, banyak spot foto. Namun, soal kapasitas, memang kalah dari Balai Kota Madiun yang lebih besar. Asri pula.

Jika pemindahan ke Balai Kota disetujui, tim event juga telah menyiapkan opsi rekayasa jalur untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas. Bagus menjelaskan bahwa area depan Balai Kota kini jauh lebih siap untuk menampung massa dalam jumlah besar karena adanya revitalisasi infrastruktur jalan.

"Kami berani menyarankan di Balai Kota karena ruas jalannya sekarang sudah luas, median jalan sudah dibongkar," jelasnya. "Selain tempatnya longgar, area transit peserta bisa diarahkan ke tempat wisata Pahlawan Street Center (PSC) maupun Sumber Umis sambil menunggu pemberangkatan," papar Bagus.

Sebagai jantung kota yang dikelilingi pusat destinasi wisata, kawasan Balai Kota dinilai menjadi etalase terbaik untuk memaparkan pariwisata Madiun secara visual kepada peserta KAI Ngebel KOM 2026.

Baca Juga: Para Debutan Siap Terjun di KAI Ngebel KOM 2026, View Menawan Hingga Terpapar Video Teman

Baca Juga: Belum Puas di Bromo KOM, 3 Cyclist Bidik Penebusan di Ngebel KOM 2026

Meski realisasi dukungan masih menunggu kepastian final terkait pergeseran lokasi start, Pemkot Madiun menegaskan komitmennya untuk menerjunkan fasilitas lintas sektor demi kelancaran acara.

Dukungan yang disiapkan meliputi personel dari Dinas Perhubungan (Dishub) untuk rekayasa lalu lintas, Satpol PP untuk pengamanan wilayah, tim Medis, hingga pemenuhan kebutuhan konsumsi serta produksi di lapangan.

"Kami di pemerintah kota siap membantu dalam bentuk produksi, refreshment, dokumentasi, termasuk dari sisi kesehatan. Insyaallah Pemkot siap support penuh," tegas Bagus.

Pada akhir pertemuan, mantan anggota DPRD Kota Madiun itu mengajak seluruh peserta untuk mempersiapkan diri dengan baik dan menyambut antusias tantangan rute menuju Ngebel.

"Buat teman-teman peserta Ngebel KOM, kami tunggu kedatangannya di Kota Madiun. Saya yakin semangat semua peserta bisa menggelora dan selamat menikmati keindahan Kota Madiun," pungkasnya. (Mainsepeda)

Populer

Tour de France 2026-Etape 15: Evenepoel Taklukkan Pogacar di Plateau de Solaison
Jonas Vingegaard Out dari Tour de France 2026 karena Patah Tulang Selangka
Pogacar Sedih Vingegaard Out dari Tour de France, Singgung Tes Anti-Doping
Cyclist Favorit: Kisah Patricia Membelah Pulau Sulawesi
Sambut KAI Ngebel KOM 2026, Pemkot Madiun Siap Berikan Dukungan Lintas Sektor
Tanjakan Menuju Telaga Ngebel Ramah Tapi Unik, Peserta KAI Ngebel KOM Jangan Khawatir!
Misi Kejutkan Tim Balap Jawa
Tour de France 2026-Etape 14: Pogacar Melesat, Vingegaard Tertinggal 4 Menit
HRV di Atas 200! Rahasia Kebugaran dan Recovery Supernya Mathieu van der Poel
Pogacar Fokus Juara Tour de France 2026, Bukan Pecahkan Rekor