Jonas Vingegaard (Visma–Lease a Bike) kembali menunjukkan dominasinya di Giro d’Italia 2026 dengan merebut kemenangan etape keempatnya pada Etape 16 yang berakhir di tanjakan Cari, Selasa (26/5).

Tampil dengan mengenakan maglia rosa, pembalap Denmark itu melaju sendirian dan memperlebar keunggulan di klasemen umum (GC) setelah meninggalkan para rivalnya di tanjakan penutup sepanjang 11,8 kilometer.

Sejak awal etape, tim Visma–Lease a Bike langsung meningkatkan tempo di bagian tanjakan awal. Strategi tersebut efektif merusak formasi peloton dan memaksa sejumlah pesaing utama kesulitan mengikuti ritme.

Serangan penentu akhirnya dilancarkan Vingegaard saat sisa 6,6 kilometer menuju garis finis.

BACA JUGA: Jamin Kelancaran Bromo KOM 2026, Ratusan Personel Kepolisian Siap Amankan Rute

Tak ada satu pun pembalap yang mampu mengikuti akselerasi tersebut. Vingegaard kemudian melesat sendirian hingga finis dengan keunggulan lebih dari satu menit, mempertegas posisinya sebagai kandidat kuat juara umum menuju Roma.

Di belakangnya, kelompok kecil kandidat GC terlibat perebutan posisi kedua. Felix Gall (Decathlon CMA CGM) berhasil mengamankan posisi runner-up setelah memenangkan sprint menanjak, sekaligus naik ke posisi kedua klasemen umum. Sementara itu, Jai Hindley (Red Bull–BORA–hansgrohe) finis di posisi ketiga.

Thymen Arensman (INEOS Grenadiers) menempati posisi keempat, disusul Derek Gee (Lidl–Trek) di urutan kelima. Selisih waktu di antara para pengejar relatif kecil, namun tidak cukup untuk mengejar laju Vingegaard yang sudah terlanjur melesat jauh.

"Kami sangat termotivasi untuk menang dengan jersey merah pink. Tentu ada risiko strategi ini gagal, tetapi kami memilih untuk mencobanya," ujar Vingegaard usai balapan.

Ia juga memuji kerja keras rekan-rekan setimnya yang terus mengontrol jalannya lomba sejak awal etape.

"Tim saya melakukan pekerjaan luar biasa hari ini. Mereka tidak memberi kesempatan bagi breakaway dan memperkecil grup utama di tanjakan terakhir. Setelah itu, saya hanya perlu menyelesaikannya," terang Vingegaard.

BACA JUGA: Usia Bukan Alasan, Peserta Kategori Men 60+ Ini Punya Menu Latihan Serius Menuju Bromo KOM 2026

Etape ini juga diwarnai upaya breakaway yang melibatkan Giulio Ciccone (Lidl–Trek), Jhonatan Narváez (UAE Team Emirates–XRG), Chris Harper, dan Einer Rubio (Movistar).

Namun, setelah beberapa kemenangan breakaway di etape sebelumnya, peloton memilih kontrol ketat dan berhasil mengejar mereka sekitar sembilan kilometer sebelum finis.

Tim Visma–Lease a Bike kemudian kembali mengambil alih tempo di tanjakan akhir, mereduksi kelompok besar sebelum Vingegaard melancarkan serangan penentu yang tak mampu direspons para rivalnya.

Dengan kemenangan ini, Vingegaard semakin memperkokoh posisinya di puncak klasemen dan semakin dekat dengan gelar juara Giro d’Italia 2026 di Roma.

Selain itu, tambahan kemenangan ini membuat Vingegaard mengoleksi empat kemenangan etape di Giro d’Italia 2026. Jumlah itu membuatnya semakin dekat menyamai catatan enam kemenangan etape milik Tadej Pogacar saat menjuarai Giro d’Italia 2024.

Namun, Vingegaard menegaskan dirinya masih fokus menjalani balapan selangkah demi selangkah.

"Saya menjalani semuanya hari demi hari. Sekarang saya punya empat kemenangan etape, nanti kita lihat apa yang bisa dilakukan pada sisa pekan ini," ucapnya. (mainsepeda)

Populer

Vuelta a Espana 2026-Etape 4: Pogacar Menang dengan Aksi Solo 50,3 Km!
Vuelta a Espana 2026-Etape 3: Balapan Dibatalkan Akibat Badai Hujan Es
SCC Mojokerto Penasaran dengan Kelok 9 Dholo
Penyelenggara Batalkan Etape 3 Vuelta a España 2026, Pogacar Tetap di Puncak GC
Keren! Dua Pembalap King Banana Polda Jatim Raih Podium Tour de Bintan 2026
Zidan Nouval Juara Bentang Jawa 2026, Kawinkan Gelar Ultra-Cycling 1.500 Km
Peserta Tertua dan Termuda Bentang Jawa 2026 Terpaksa DNF di Hari Kedua
Banyuwangi Bluefire Ijen KOM 2025: Maghfirotika di Ambang Hattrick Juara Umum Women Elite
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
3 Hal tentang Nggravel Glenmore 2026, Inilah Panduan Regulasi dan Persiapan Buat Cyclist