KING BANANA membawa pulang hasil menggembirakan dalam Tour de Bintan 2026. Kombinasi antara kedisiplinan latihan, kecermatan membaca medan, dan soliditas tim menjadi kunci komunitas sepeda asal Polda Jawa Timur itu mengantar dua pembalapnya naik ke podium.
Holili berhasil merebut podium tertinggi di nomor Grand Fondo Challenge di kelompok usia Men 50-54 pada Sabtu, 22 Agustus lalu. Sementara itu, rekan Holili, Affan Priyo Wicaksono, meraih podium ketiga di Gran Fondo Discovery 45 kilometer kategori Men 40-44.
Holili yang menyelesaikan tantangan dalam 1 jam 58 menit 1 detik, menang tipis dari pesaing terdekatnya Ronen Naishtein. Keduanya finis dengan perbedaan waktu 4 detik saja. "Alhamdulillah, bangga dan bisa finish strong," ujar Holili pasca balapan, ketika dihubungi Mainsepeda.
Tour de Bintan dikenal sebagai salah satu ajang balap sepeda amatir berstandar internasional paling bergengsi di Asia Tenggara. Berlangsung selama tiga hari 21-23 Agustus 2026, kejuaraan ini menyajikan tantangan lengkap melalui beberapa etape dengan format: Terbagi dalam nomor Individual Time Trial (ITT) serta dua etape Gran Fondo (Classic/Challenge).
Baca Juga: King Banana Polda Jatim Bersaing di Tour de Bintan 2026, Target Finis Peloton Terdepan
Baca Juga: Yusuf Kibar Raih Podium 3 HSYK Gravel Classic Yakurai 2026 dengan Stang Patah
Mengakomodasi total rute hingga lebih dari 200 kilometer yang membedah keindahan lanskap Pulau Bintan. Dominasi jalur rolling dengan kenaikan elevasi (elevation gain) mencapai 1.000 hingga 1.500 meter, yang memaksa pembalap efektivitas stamina para cyclist.
Sejak awal start, dinamika balapan berlangsung sengit. Kehadiran pembalap mancanegara membuat persaingan sulit ditebak, terlebih karakter peloton belum sepenuhnya terpetakan.
Situasi makin kompleks ketika hembusan angin kencang dan perubahan cuaca ekstrem di pesisir Bintan menguji ketahanan fisik para peserta. Titik krusial penentuan kemenangan terletak pada deretan tanjakan tajam yang tersebar di sepanjang rute.
Drama sempat terjadi, Holili sempat merasakan ada kendala mekanis saat memacu laju sepedanya. Namun, ia memilih tetap fokus penuh dan mengabaikan masalah itu. Hasilnya ia sukses finis terdepan.
Baca Juga: Citra-Tasha Cetak Sejarah, Jadi Pasangan Perempuan Pertama Juara Bentang Jawa Kategori Pair
Baca Juga: 7 Pembalap Muda Indonesia Berjuang di Tour de L'Avenir 2026
"Sempat berpikir sepeda trouble, namun alhamdulillah sampai finis sepeda aman," ujar Holili usai memastikan gelar juara.
Sementara itu, vagi Affan, finis di podium ketiga di kelasnya menjadi motivasi baginya untuk terus berlatih lebih giat dan konsisten sesuai program. Ia juga mengapresiasi dukungan tim yang dinilai sangat berperan dalam pencapaiannya.
"Saya sangat bangga bisa memberikan yang terbaik. Karena support dari tim luar biasa," kata mantan pemain voli nasional Indonesia tersebut.
Gelar di Bintan ini menegaskan peta kekuatan komunitas King Banana Polda Jatim dalam skena balap sepeda amatir nasional. Hasil itu sekaligus menjadi modal penting bagi King Banana untuk melanjutkan perburuan podium pada deretan ajang road bike mendatang. (Mainsepeda)