Jamin Kelancaran Bromo KOM 2026, Ratusan Personel Kepolisian Siap Amankan Rute

Sebanyak 896 personel gabungan dari Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur dan kepolisian resor Kota/Kabupaten disiagakan untuk mengamankan jalannya Bromo KOM 2026, yang digelar Sabtu, 6 Juni mendatang.

Langkah ini diambil guna menjamin kelancaran arus lalu lintas serta keselamatan peserta yang akan melintasi rute dari Mapolda Jatim, Surabaya, menuju titik akhir di Desa Wonokitri, Kabupaten Pasuruan.

Kepastian pengamanan tersebut dimatangkan dalam rapat koordinasi (rakor) antara pihak panitia penyelenggara dan Polda Jatim di Mapolda Jatim, Surabaya, Senin, 25 Mei 2026. 

Rapat yang dipimpin oleh Kepala Bagian Pengendalian Operasi (Kabagdalops) Biro Operasi Polda Jatim, AKBP I Made Dhanu Wardana ini melibatkan seluruh Kepolisian Resor (Polres) yang wilayah hukumnya menjadi pelintasan rute. Pembahasan berfokus pada pengamanan jalur sejak bendera start dikibarkan di Surabaya hingga titik finish.

Baca Juga: Bromo KOM 2026: Ketika Para Remidial Tak Pernah Kapok Tuntaskan Misi Finis Bahagia

Perwakilan Mainsepeda selaku penyelenggara, Donny Rahardian, mengapresiasi dukungan penuh dari Polda Jatim ini. Pengamanan yang terstruktur dinilai menjadi faktor paling krusial bagi kesuksesan jalannya ajang tahunan ini.

"Kami sangat berterima kasih atas dukungan penuh dari Polda Jatim beserta jajaran polres yang dilalui rute Bromo KOM 2026. Melalui koordinasi ini, para peserta diharapkan dapat merasa aman dan nyaman saat mengikuti Bromo KOM 2026 ini," ujar Donny Rahardian usai rapat koordinasi.

Berdasarkan hasil rakor, plot pembagian personel kepolisian di sepanjang rute meliputi 78 anggota dari Polrestabes Surabaya untuk mengamankan jalur keberangkatan di dalam kota. Selanjutnya, estafet pengamanan diteruskan oleh Polresta Sidoarjo dengan menyiagakan 218 anggota.

Rapat yang dipimpin oleh Kepala Bagian Pengendalian Operasi (Kabagdalops) Biro Operasi Polda Jatim, AKBP I Made Dhanu Wardana.

Kepadatan personel dipertebal saat rombongan memasuki wilayah Pasuruan yang menjadi titik awal tanjakan utama menuju Bromo. Polres Kota Pasuruan mengerahkan 250 anggota, sementara Polres Pasuruan menyiagakan kekuatan terbesar dengan 350 personel untuk menjaga jalur menanjak hingga ke garis finish.

Secara keseluruhan, koordinasi pengamanan ini tidak hanya melibatkan unsur kepolisian semata. Kekuatan komitmen pengamanan di lapangan nantinya akan disokong personel gabungan yang melibatkan instansi lain, seperti Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), hingga tim medis.

Sebelumnya, dukungan dari stakeholder untuk Bromo KOM 2026 juga disampaikan oleh Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo. Rusdi bahkan berkunjung langsung ke kantor DBL Indonesia untuk bertemu tim Mainsepeda. Kedatangannya pun disambut langsung oleh founder Mainsepeda, Azrul Ananda.

Baca juga: Bupati Pasuruan Sambangi Kantor Mainsepeda, Pastikan Dukungan Penuh untuk Bromo KOM 2026

Bromo KOM sendiri telah memasuki edisi ke-12 dan telah rutin digelar sejak 2014 silam. Tahun ini, start akan kembali start dari pelataran Markas Polda Jawa Timur (Mapolda Jatim). Dari sana, rombongan akan mengarah ke Kabupaten Pasuruan, sebelum menanjak ke puncak Bromo via Wonokitri. 

Saat ini pendaftaran All-Event Mainsepeda saat ini masih dibuka, termasuk registrasi single event. Pendaftaran empat event Mainsepeda 2026 yang tersisa, yakni Bromo KOM, Ngebel KOM, Nggravel Glenmore, dan West Java Journey (WJJ), dapat dilakukan melalui Mainsepeda App. Selain itu, tersedia pula paket bundling dengan potongan harga per kategori event, seperti King of the Mountain (Bromo KOM dan Ngebel KOM). (Mainsepeda) 


COMMENTS