Dorian Godon (Ineos Grenadiers) menjadi yang tercepat dalam etape 3 Tour de Romandie, Jumat (1/5). Kemenangan ini sekaligus menggagalkan ambisi Tadej Pogacar meraih tiga kemenangan etape beruntun. 

Pembalap asal Prancis tersebut tampil impresif pada akhir lomba. Meski sempat tertinggal saat memulai sprint lebih awal, Godon tampil maksimal dengan menyalip Finn Fisher-Black (Red Bull-Bora-Hansgrohe) tepat menjelang garis finis.

Fisher-Black harus puas di posisi kedua, sementara Valentin Paret-Peintre (Soudal-QuickStep) mengamankan tempat ketiga. Pogacar, yang tampil dominan di dua etape sebelumnya, finis di posisi keempat.

Baca Juga: Tour de Romandie 2026-Etape 2: Pogacar Tak Terbendung, Rebut Kemenangan Beruntun

Etape 3 sepanjang 176,6 kilometer di Orbe, menghadirkan tantangan berat dengan sejumlah lintasan sirkuit dan tanjakan kategori dua Col du Mollendruz pada 65 kilometer terakhir.

Sejak awal balapan, intensitas serangan sudah tinggi. Georg Steinhauser (EF Education–EasyPost) menjadi salah satu pembalap paling agresif dengan beberapa kali melakukan akselerasi dan merebut poin tanjakan di Suchy.

Breakaway akhirnya terbentuk dengan melibatkan sejumlah nama seperti Sam Oomen (Lidl–Trek), Damiano Caruso (Bahrain Victorious), Steff Cras (Soudal-QuickStep), serta tiga pembalap Groupama - FDJ, yakni Lorenzo Germani, Josh Kench, dan Remy Rochas.

Namun, dominasi peloton yang dikendalikan tim UAE Team Emirates-XRG, memastikan jarak keunggulan tidak melebar lebih dari dua menit.

Baca Juga: Bakal Debut di Bromo KOM 2026, Puluhan Cyclist Asal Kupang Mulai Persiapkan Fisik dan Strategi

Insiden jatuh yang melibatkan sebagian besar anggota breakaway di sebuah bundaran dengan 67 kilometer tersisa sempat mengganggu ritme balapan. Meski tidak parah, kejadian tersebut memangkas keunggulan mereka secara signifikan.

Memasuki tanjakan Col du Mollendruz, persaingan semakin ketat. Caruso sempat memimpin sendirian setelah meningkatkan tempo, diikuti Cras dan Steinhauser. Namun tekanan dari peloton membuat keunggulan mereka terus tergerus.

Pada akhirnya, upaya breakaway gagal dipertahankan. Tiga pembalap terdepan berhasil dikejar oleh peloton sekitar 2,5 kilometer sebelum finis.

Memasuki fase akhir, tim Ineos Grenadiers tampil dominan dalam mengontrol balapan. Mereka sukses mengantarkan Godon ke posisi ideal untuk melakukan sprint penentuan.

Meski gagal meraih kemenangan etape ketiga, Pogacar masih kokoh di puncak klasemen umum (GC) Tour de Romandie. Ia unggul 17 detik atas Florian Lipowitz (Red Bull-Bora-Hansgrohe). Sementara Lenny Martinez (Bahrain Victorious) di  posisi ketiga dengan selisih 26 detik. (Mainsepeda)

Populer

Vuelta a Espana 2026-Etape 21: Enric Mas Juara, Johannessen Menang di Granada
Isaac del Toro Juara GP Montreal 2026, Sinyal Kuat Jelang Kejuaraan Dunia
Vuelta a España 2027 Dimulai di Santiago de Compostela pada 4 September
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
Vuelta a Espana 2026-Etape 20: Landa Menang, Enric Mas di Ambang Juara Overall
3 Cyclist Senior Siap Taklukkan Nggravel Glenmore 2026, Usia Bukan Halangan!
Pompa Ban Anda sesuai Berat Badan
Taklukkan Tour of Flanders 2026, Pogacar Jaga Asa Misi Monument Slam
Tips Memilih Lebar Handlebar yang Ideal
Zidan Nouval Juara Bentang Jawa 2026, Kawinkan Gelar Ultra-Cycling 1.500 Km