Zidan Attala Nouval Hidayat menunjukkan kelasnya sebagai juara bertahan pada hari pertama East Java Journey (EJJ) 2026. Ia menjadi cyclist pertama yang memasuki check point (CP) 1 di Paltuding, Gunung Ijen, Banyuwangi yang berada pada ketinggian 1.850 meter. Paltuding adalah Cima Coppi, istilah giro d Italia yang artinya ‘atap lomba’ alias titik altitude tertinggi event.
Dengan mencapai CP 1 alias Cima Coppi-nya East Java Journey (EJJ) 2026 ini, berarti Zidan sukses menuntaskan 309 Km dalam 13 jam 45 menit 37 detik menanjak total lebih dari 4.150 meter elevation gain (data by Komoot).
Baca Juga: EJJ 2026: Seluruh Peserta 1.500 Km ’Lulus’ Tanjakan Jolotundo
Sejak start, Zidaan menjaga pace aman sembari memantau pergerakan peserta lain di depan. Dia tidak terpancing meski Joko sempat breakaway hingga 34 Km di depannya.
Termasuk John Boemihardjo yang sempat berada di urutan kedua, dengan jarak beberapa Kilometer saja di depannya.
Meski cuaca sangat terik, Zidan tidak mengurangi kecepatannya. Sekira pukul 14.00, Zidan sudah terpantau menyalip JB, sapaan akrab John Boemihardjo. Kemudian ia kembali tancap gas membelah sisi jalur pantura sisi timur Jawa Timur, hingga tiba di kaki Gunung Ijen saat hari beranjak sore.
Nanjak menuju Paltuding Ijen menjadi momentum Zidan menyalip Joko. Apalagi Joko sempat berhenti di tengah tanjakan untuk makan lemper dan merehatkan badan.
Maklum, berdasarkan pantauan tim Mainsepeda di lapangan, Joko tidak tampak makan besar sepanjang hari ini. Praktis lemper menjadi amunisi utamanya sambil mengayuh sepeda.
Sementara Joko sedang rehat, Zidan memanfaatkan momen ini untuk merebut posisi terdepan. Zidan berhasil. Ia tiba di CP 1 sebagai yang terdepan.
Zidan mengaku menikmati tantangan tanjakan sepanjang perjalanan. “Jolotundo itu view-nya bagus banget. Nanjaknya juga lumayan, naik-turun,” ujar Zidan.
Baca Juga: EJJ 2026: Berusia Kepala Enam tapi Tetap Optimistis Tuntaskan Tantangan 1.500 Km
Zidan mengaku bahwa persaingan pada hari pertama EJJ 2026 ini cukup seru. Apalagi ia sempat bersaing cukup intens dengan JB dan berhasil menyalip Joko.
"Dari start saya sudah niat untuk asal muter saja. Soalnya sebelum EJJ, saya sempat ikut event nanjak. Jadi jika ditanya target, saya tidak ada target. Ikut putaran kaki saja, seperti hari ini," katanya.
Perjalanan seluruh peserta dapat dipantau melalui Racemap. Fitur itu bisa diakses melalui website Mainsepeda.com. Baik versi desktop maupun mobile. Selain itu, live tracker juga bisa diakses melalui Mainsepeda App. Tinggal masuk ke Mainsepeda App, di halaman utama ada banner live tracker, tinggal klik sudah masuk ke Racemap. (Mainsepeda)