Tak seperti manusia normal yang memilih tinggal di rumah saat musim dingin, para cyclist profesional malah berlatih keras di luar sana. Desember selalu menjadi periode yang sangat sibuk bagi mereka karena musim baru sudah dimulai pada akhir Januari. 

Hal ini dialami pula oleh Tadej Pogacar. Sang juara dunia itu sedang menjalani pemusatan latihan di Spanyol bersama rekan-rekan setimnya di UAE Team Emirates-XRG. Dan saking gigihnya, Pogacar sukses mencetak rekor baru di tanjakan ikonik, Coll de Rates. 

Baca Juga: Kenalan dengan Cycling Brotherhood, 19 Tahun Jaga Persaudaraan Cyclist di Bengkulu

Pada Jumat, 19 Desember 2025, waktu setempat, pembalap Slovenia itu menjalani latihan sejauh 220 Km di Costa Blanca. Didampingi beberapa rekan setimnya, seperti Nills Pollit, Pavel Sivakov, dan Kevin Vermaerke, Pogacar bersepeda dengan rata-rata kecepatan 37 km/jam. Menyelesaikan rute tersebut dalam enam jam. 

Coll de Rates jadi segmen latihan favorit di dekat Calpe. Di sana, rekor bukan untuk para cyclist amatir. Pada akhir 2024, Pogacar mencatatkan rekor dengan mengalahkan pembalap Ineos, Peter Oxenberg, dengan selisih 17 detik. 

Akan tetapi, Pogacar menciptakan batasan yang lebih tinggi tahun ini. Dia kembali di tanjakan sejauh 6,4 km dengan rata-rata gradiens 5,5 persen itu dengan rekor waktu yang lebih mengesankan. Menembus waktu di bawah 12 menit, tepatnya 11 menit 57 detik. 

Hal ini tentu jadi alarm bagi kompetitor utamanya, Jonas Vingegaard. Pogacar memberi sinyal ia akan lebih kuat musim depan. Seperti diketahui, sepanjang 2025 Pogi--sapaan Pogacar-- merebut 20 kali kemenangan dan 11 gelar berbeda. Termasuk mengalahkan Vingegaard di Tour de France. 

Rekan setimnya, Florian Vermeersch, mengaku terkesan dengan cara Pogacar berlatih. Bahkan dibuat tak habis pikir dengan keseriusannya. 

"Selama persiapan Tour de France, saya berlatih dengan Tadej setiap hari selama dua pekan. Betapa anehnya melihat dia berlatih begitu keras," ujar Vermeersch.

Baca Juga: Meski di Bawah Ekspektasi, Listyo Sigit Apresiasi 11 Medali dari Balap Sepeda 

"Suatu hari Nils Politt dan saya mengikuti lajunya sepanjang waktu. Dan ketika kami sudah kelelahan, benar-benar kehabisan tenaga, sementara Tadej masih bisa bercanda. Kekuatannya sangat tinggi," tambah pembalap asal Belgia itu. 

Tadej Pogacar merupakan pembalap terbaik di dunia saat ini. Tahun ini, ia sukses mempertahankan dua gelar paling prestisius. Yakni juara umum Tour de France dan juara dunia road race. Targetnya tahun depan adalah mempertahankan gelar-gelar tersebut untuk ketiga kalinya secara beruntun. (Mainsepeda)

Populer

VP PT KAI DAOP 7 Ali Afandi Terjun di Ngebel KOM 2026, Antusias Kolaborasi dengan Mainsepeda Lagi
Tadej Pogacar Ungkap Target Besar, Paris-Roubaix Jadi Prioritas Utama
Tour de Pologne 2026-Etape 7: Stefan Küng Menang ITT, Marco Brenner Juara Overall
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Kenalkan Lampung, Trol CC Bikin Event Tutup Tahun
Hiyaaaaa, Sudah Muncul Pinarello Dogma F12
UCI Awasi Dugaan Bra Aerodinamis di Tour de France Femmes 2026
Ini Dia Hasil Resmi Bentang Jawa 2025
Eddy Merckx Mulai Pulih, Kembali Kayuh Sepeda Setelah Jalani Enam Operasi
East Java Journey 2023: Boleh Pakai Ban 28 mm dan Rim Brake, Asal....