Jeroen Meijers (Victoria Sport Pro Cycling) menjadi bintang etape pembuka Tour de Banyuwanyi Ijen 2025 pada Senin, 28 Juli 2025. Cyclist asal Belanda ini memenangi balapan setelah mengalahkan Benjamin Prades (VC Fukuoka) dalam sprint pada 300 meter menjelang finish. Sedangkan, peringkat ketiga menjadi milik pembalap Swatt Club asal Italia, Oliver Knudsen.

Hasil ini membuat Meijers merebut jersey Ijen Sulfur pertama alias pemimpin General Classification (GC). Tapi dominasi cyclist 32 tahun itu tak hanya sampai di situ. Ia sukses merebut dua dari tiga sesi intermediate sprint yang membuatnya semakin mengukuhkan posisinya di klasemen sprinter terbaik. Meijers total mengoleksi 25 poin di etape pertama, unggul 13 poin dari Prades. 

"Meraih kemenangan di etape pertama, ya, itu semacam target, tapi memenangkan balapan akhir-akhir ini sangat sulit. Semua orang sangat cepat, jadi saya sangat senang bisa memenangkan etape pertama ini," ungkap Meijers. 

Cyclist Aiman Cahyadi menarik peloton bersama rekan setimnya yang juga runner up GC Tour de Banyuwangi Ijen 2024, Metkel Eyob.

Serangan demi serangan memang silih berganti diluncurkan para pembalap. Daiki Magosaki (Victoire Hiroshima) dan Min Kyeongho (Seoul Cycling Team) mengambil inisiatif pertama dengan melakukan breakaway sejak kilometer pertama. Namun, keduanya tertangkap peloton 10 Km kemudian.

Pada 45 Km setelah start, Meijers mulai menunjukkan taringnya. Ia merangsek ke depan untuk bergabung dengan grup pemimpin balapan yang diisi Nur Amirul Mazuki (Terengganu Cycling), Yacine Hamza (Madar Pro Cycling) dan Alan Villemin (BRCC). Grup ini menjauh dari peloton dan sempat menciptakan jarak 1 menit 25 detik. Di kilometer ke-70, grup ini akhirnya tertangkap kelompok pengejar. Tapi Meijers terus bertahan di grup terdepan. 

Persaingan memanas memasuki kilometer terakhir dengan tujuh pembalap tersisa di depan. Pada 500 meter terakhir, Knudsen terlihat memimpin balapan. Akan tetapi, Meijers menyerang dengan akurasi akurat di 300 meter terakhir sehingga lajunya gagal diantisipasi lawan-lawannya. 

Terry Yudha Kusuma dari JPC menyabet Banyuwangi Reborn Jersey untuk klasemen pembalap Indonesia terbaik.

"Kami berkata, 'Jika mereka menyerang, kami akan maju satu per satu, selalu ada satu orang di depan.' Pada kilometer terakhir tiba-tiba kami jauh di depan dengan tujuh pembalap. Dan kemudian dari titik itu, saya hanya ingin pergi ke sprint. Jadi saya tahu saya cepat di dalam persaingan grup kecil, jadi saya hanya ingin tetap bersama untuk sprint hingga akhir."

Hasil ini jadi kemenangan kedua bagi Meijers saat bertanding di Indonesia. Sebelumnya ia pernah memenangi etape 2 Tour of Indonesia pada 2019 sila. 

"Pertama, saya ingin menikmati kemenangan ini dan kemudian kita akan lihat besok. Dan untuk GC, etape terakhir dengan Gunung Ijen, itu terlalu sulit bagi saya. Terlalu curam, terlalu panjang, jadi saya tidak terlalu punya ambisius untuk memenangkan GC. Jadi kami hanya menargetkan kemenangan etape," tutupnya. 

 

Populer

7 Asupan Carbo Loading Khas Madiun yang Wajib Dicoba buat Peserta KAI Ngebel KOM 2026
Eddy Merckx Yakin Pogacar Bisa Menangkan Giro, Tour dan Vuelta Dalam Semusim
Tour de France 2026: UCI Pertahankan Tes Doping Dini Hari Meski Panen Kritik
Tour de France Terapkan Tes Anti-Doping Massal, Semua Pembalap Diperiksa ITA
Florian Lipowitz Cedera dan Harus Tinggalkan Tour de France 2026
Tour de France 2026-Etape 21: Pogacar Raih Gelar Kelima, Van der Poel Menang di Paris
Ini Dia Hasil Resmi Bentang Jawa 2025
Lima Gelar Tour de France, Pogacar Kini Lebih Bahagia dan Makin Tenang
Strategi B2C Magetan Menaklukkan KAI Ngebel KOM 2026: Cukup Gowes Happy
5 Destinasi Wisata Madiun untuk Peserta KAI Ngebel KOM 2026, Keliling Dunia Sampai Kulineran