Team Sky Kembali Hitam untuk Tahun Ke-10

| Penulis : 

 

Selamat tinggal putih, selamat kembali hitam. Tim elite Inggris, Team Sky, bakal kembali mengenakan jersey hitam untuk musim WorldTour 2019. Masih disponsori oleh Castelli, seragam baru ini mengingatkan semua kembali pada era jersey buatan Rapha dulu.

Perhatikan saja foto-fotonya. Benar-benar dominan hitam dan minim logo. Harus benar-benar dilihat secara dekat kalau ada warna biru gelap di bagian atas, yang kemudian berangsur menjadi hitam.

Tidak banyak tulisan di jersey ini. Hanya ada tulisan besar “Sky” di depan. Lalu logo Castelli, WorldTour, dan Pinarello di dada. Nama pembalap ada di bagian samping. Bagi pembalap yang pernah jadi juara dunia atau juara nasional, ada aksen bendera di lengan kanan.

Menurut Team Sky, tambahan biru gelap itu untuk terus membantu mempromosikan gerakan lingkungan “Sky Ocean Rescue.”

Walau tidak mencolok dalam hal warna, Team Sky menegaskan kalau mereka bekerja keras bersama Castelli untuk memastikan aplikasi teknologi pada materialnya. Supaya terus bisa membantu para pembalap meraih hasil terbaik di jalanan.

“Castelli memiliki sikap dan pandangan yang sama dalam hal riset dan pengembangan. Kami terus kagum dengan kerja inovatif mereka sejak kali pertama kerja sama ini terjalin. Mereka memiliki peran besar dalam membantu kami meraih sukses dalam dua musim terakhir. Mereka adalah bagian besar dari Team Sky,” kata Dave Brailsford, bos Team Sky.

Sebagai catatan, musim 2019 adalah tahun kesepuluh Team Sky di arena WorldTour. Jadi, jersey ini juga menandai pencapaian bersejarah tersebut. “Jersey ini merayakan tahun kesepuluh kami di peloton. Ada banyak kesan desain lama, sekaligus sesuatu yang baru untuk 2019,” komentar Geraint Thomas, juara Tour de France 2018.

Yang akan jadi pertanyaan, apakah kerja sama Team Sky bersama Castelli akan berlanjut setelah 2019. Mereka punya kontrak tiga tahun, yang berakhir di penghujung 2019 nanti. (mainsepeda)


Foto : Castelli dan Team Sky

 

Populer

Tour de Romandie 2026-Etape 2: Pogacar Tak Terbendung, Rebut Kemenangan Beruntun
Bakal Debut di Bromo KOM 2026, Puluhan Cyclist Asal Kupang Mulai Persiapkan Fisik dan Strategi
Tour de Romandie 2026-Etape 1: Pogacar Rebut Jersey Kuning Lewat Aksi Sprint Langka
Karya Terbaru Nurmi Pandit, Mewah dengan Gold Leaf
Hiyaaaaa, Sudah Muncul Pinarello Dogma F12
Cinelli Luncurkan Sepeda Aero Bernama Pressure
Fantastic CC, Minggat Bareng-Bareng sejak 2018
Tour de Romandie 2026: Dorian Godon Mengalahkan Tadej Pogacar di Etape Pembuka
Pompa Ban Anda sesuai Berat Badan
Hari Fitrianto, Kembali ke Pentas Balap Sepeda Tanah Air setelah Vonis Buta