Pebalap Lidl-Trek Quinn Simmons menunjukkan ambisi besarnya untuk memenangi etape balapan Tour de Suisse 2025. Dan, harapannya itu tercapai usai finish terdepan di Heiden pada etape ketiga, Selasa, 17 Juni 2025. 

Ia menunjukkan agresivitasnya sepanjang balapan hingga menemukan momentum serangan solo dari rombongan breakaway. Juara nasional AS ini berada di baris terdepan bersama enam pebalap lain yang memisahkan diri sejak awal.

Dengan 20 kilometer tersisa, di perbukitan Swiss dekat Danau Constance, Simmons melancarkan serangan solo yang tak terduga. Ia segera membuka jarak 30 detik dan berjuang keras mempertahankannya hingga garis finis di resor spa Heiden yang berada di puncak bukit.

Peloton pengejar tidak memberikan respon atas serangan tersebut sehingga memberi Simmons waktu cukup untuk merayakan kemenangannya. Pembalap 24 tahun ini finis seorang diri dengan keunggulan 18 detik dari Joao Almeida (UAE Team Emirates-XRG) memimpin peloton di belakang Simmons diikuti oleh Oscar Onley (Picnic PostNL). 

Sementara itu, Romain Grégoire (Groupama-FDJ) finis di posisi keempat dan berhasil mempertahankan jersey kuning sebagai pimpinan klasemen umum.

Sosok Gino Mader yang meninggal dunia akibat insiden kecelakaan pada balapan Tour de Suisse dua tahun lalu.

Kemenangan Simmons bukan hanya soal pencapaian pribadi, tetapi juga tribut emosional. "Motivasi saya sangat tinggi hari ini. Saya sebenarnya sangat ingin menang kemarin, tepat di hari peringatan dua tahun kepergian Gino (Mader). Saya benar-benar ingin menang dan mendedikasikannya untuk dia. Saya berhasil melakukannya sehari terlambat," jelas Simmons usai balapan.

Setelah melewati garis finis, Simmons menunjuk ke langit, sebuah gestur untuk mengenang Gino Mader, pebalap yang meninggal dunia dua tahun lalu di Tour de Suisse. Simmons bersikap emosional karena dirinya berada di belakang Mader saat kecelakaan fatal itu terjadi. Ia pun mengaku sangat terpukul usai kejadian tersebut.

"Sangat sulit berada di sini bagi saya dan melihat ibunya di garis start. Sekarang saya bisa memberikan penghormatan untuknya dan pastinya, saya punya motivasi ekstra hari ini," tambahnya. 

Balapan etape 4 akan dimulai dari Heiden dengan jarak tempuh 193 Km. Rutenya bersegmen pegunungan dengan pendakian yang panjang menuju puncak Splugenpass. Total jarak nanjaknya ialah 35 Km dengan rata-rata kemiringan 7 persen. Setelahnya jalanan akan menuruni pegunungan menuju garis finis di Piuro. (Mainsepeda) 

Results powered by FirstCycling.com

Populer

Vuelta a Espana 2026-Etape 20: Landa Menang, Enric Mas di Ambang Juara Overall
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
3 Cyclist Senior Siap Taklukkan Nggravel Glenmore 2026, Usia Bukan Halangan!
Taklukkan Tour of Flanders 2026, Pogacar Jaga Asa Misi Monument Slam
Tips Merakit Gravel Bike dengan Harga Terjangkau
Pompa Ban Anda sesuai Berat Badan
Race Around Java 2024: Citra Dewi Juara, Rekor Ultra Indonesia 3.000 Km dalam 10 Hari
Tanjakan Menuju Telaga Ngebel Ramah Tapi Unik, Peserta KAI Ngebel KOM Jangan Khawatir!
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Azrul Ananda Bagi Tips buat Calon Peserta Nggravel Glenmore 2026