Tim kuat Prancis, AG2R La Mondiale, resmi memperkenalkan senjata/tunggangan mereka untuk musim WorldTour 2019. Lewat rilis resmi, pembalap mereka Oliver Naesen memperkenalkan sepeda hitam merek Eddy Merckx. 

Pengumuman ini resmi menandai kerja sama baru AG2R dengan merek legendaris Belgia tersebut. Kontraknya dua musim, dengan opsi diperpanjang lagi dua musim. Setelah identik dengan sepeda biru muda merek Focus dan Factor dalam beberapa musim terakhir, AG2R akan tampil dengan sepeda hitam mulai 2019.

Sepeda Eddy Merckx 525 itu hitam mengkilap dengan aksen garis putih dan biru khas tim. Yang menarik, sepeda yang disebut memiliki karakter aero ini menggunakan komponen “campur aduk.”

Shifter dan derailleur-nya memakai Campagnolo Super Record dari Italia. Tapi, crank dan power meter memakai merek Rotor asal Spanyol. Plus, pedal Look Prancis, handlebar-stem Deda Italia, ban Vredestein Belanda, wheelset Mavic Prancis, botol dan cage Elite Italia, serta bartape Lizard Skins asal Amerika. Suplier lain: Komputer dari Lezyne dan rantai dari KMC. 

Sepeda ini akan sangat dinantikan aksinya pada Tour de France 2019. Sebab, lomba paling bergengsi itu akan dimulai di Belgia, sekaligus merayakan 50 tahun kemenangan pertama Eddy Merckx di Tour de France. Merckx merupakan “Michael Jordan-nya” cycling, meraih tak kurang dari 525 kemenangan sepanjang karirnya. Termasuk lima kali juara Tour de France! 

Merek ini sekarang sudah menjadi milik Belgian Cycling Factory, grup yang juga membawahi merek Belgia lain, Ridley. Meski sudah bukan lagi miliknya, Merckx tetap mengaku bangga melihat sepeda yang menggunakan namanya bakal kembali berlaga di ajang tertinggi. Merek ini kali terakhir terjun di WorldTour pada 2011. 

“Saya bangga melihat tim UCI WorldTour menggunakan sepeda Eddy Merckx di Tour de France tahun depan. Tribut sempurna untuk perayaan 50 tahun kemenangan pertama saya,” kata Merckx. Pada lomba itu, AG2R akan kembali menjadi unggulan. Lewat climber hebat asal Prancis, Romain Bardet. (mainsepeda)

 Foto : Eddy Merckx Bikes

Populer

Zidan Attala Nouval Hidayat yang Pertama Capai "Cima Coppi" EJJ 2026
Bentang Jawa 2025: Stephen Lane Juara! Pecah Rekor Finish Under 78 Jam
Peserta Tertua dan Termuda Bentang Jawa 2026 Terpaksa DNF di Hari Kedua
Ini Dia Hasil Resmi Bentang Jawa 2025
Race Around Java 2024: Citra Dewi Juara, Rekor Ultra Indonesia 3.000 Km dalam 10 Hari
Bentang Jawa 2025: 181 Peserta, 47 DNF, Rekor 119 Finisher!
Inilah yang Membuat Bentang Jawa 2024 Sangat Berkesan
No. 1 Finis East Java Journey 2024 Kategori 1.500 Km, Zidan Juara Men 39 and Under
EJJ 2026: Three-Peat! Zidan Raih Gelar ’Sarjana S3 Ultra'
Preview Bentang Jawa 2025: Para Unggulan Target Finish Rabu Siang