Pablo Castrilo meraih kemenangan pertamanya di level WorldTour saat beraksi di etape 12 Vuelta a Espana 2024 pada Kamis, 29 Agustus 2024. Pembalap Equipo Kern Pharma ini muncul sebagai pemenang balapan usai melakukan serangan menakjubkan dari jarak 10 Km sebelum titik finis.

Di hari yang sama menjadi momen emosional bagi tim balap sepeda asal Spanyol itu. Sebelum balapan di mulai, pihak Equipo Kern Pharma mengumumkan kabar meninggalnya pendiri tim, Manolo Azcona. Meski diselimuti duka, kemenangan Castrilo menjadi penghormatan sempurna bagi pria yang tutup usia di umur 71 tahun itu. 

Azcona merupakan penggiat balap sepeda ternama Spanyol, khususnya di daerah Navarra. Ia menjadi pendukung terbesar tim AD Galibier yang telah menciptakan banyak atlet balap sepeda hebat. Seperti Marc Soler, Óscar Rodríguez atau Richard Carapaz. Sejak 2020, Kern Pharma, perusahaan farmasi terkemuka, telah menjadi sponsor utama tim. Dukungan dari sponsor ini yang membuat tim binaan Azcona mulai naik level. Saat ini berstatus UCI Proteam. Tim kasta kedua di level kompetisi tertinggi balap sepeda profesional. 

"Ini kemenangan yang luar biasa, sulit dipercaya. Kemenangan ini untuk tim dan seluruh pihak di dalamnya," ungkap Castrilo.

Baca Juga: Pemkab Banyuwangi Siap Dukung EJ Sport Banyuwangi Bluefire Ijen KOM 2024

Pembalap 23 tahun ini meluncurkan serangan saat berada di segmen pendakian menuju garis finis di Estacion de Montana de Manzaneda. Ia pun meluncur seorang diri di depan dan menciptakan jarak 30 detik dari tim pengejar. 1 km terakhir pembalap dsm-firmenich PostNL Max Poole mencoba mengejar. Namun, ia tak mampu melakukannya dan finis 8 detik di belakang Castrilo. Marc Soler mengisi podium terakhir balapan. Cyclist UAE Team Emirates ini tertinggal 16 detik. 

"Sejujurnya saya masih tak percaya hal ini terjadi. Saya meraih kemenangan pertama saya di Vuelta. Saya ingin mendedikasikan kemenangan ini untuk tim, keluarga, dan orang spesial Azcona, yang meninggal tadi malam. Saya memikirkannya sepanjang hari," imbuh pembalap 23 tahun ini. 

Pemuncak klasemen general classification (GC) Ben O'Connor menyelesaikan balapan dengan tergabung dengan peloton besar. Ia finis 6 menit 29 detik lebih lambat dari Castrilo. Beruntungnya, Primoz Roglic (Red Bull-Bora-Hansgrohe) dan Enric Mas (Movistar) yang menjadi pesaing terdekat O'Connor juga finis di peloton yang sama. Walhasil, situasi di klasemen GC tak berubah. O'Connor tetap menjaga jarak 3 menit 16 detik dari Roglic. 

Etape selanjutnya akan memiliki kontur lintasan yang sampir sama dengan etape 12. Salah satunya ialah lokasi garis finis yang berada di puncak pendakian. Kali ini berlokasi di Puerto de Ancares yang memiliki jarak 7,5 Km dengan gradiens rata-rata 9 persen. (Mainsepeda)

Results powered by FirstCycling.com

Populer

Review Sensah Empire Pro 12-Speed setelah 1.000 Km Plus (Seri 2)
Vingegaard Klaim Lebih Kuat dari Sebelumnya, Siap Rebut Gelar Tour de France 2026
SUB Design Gallery, Tempat untuk Wujudkan Jersey Impian
Inilah Bestea Cycling, Pelopor Cyclist Cewek di Dalkot Jakarta
Rem Mercedes Pemicu Cedera Cavendish
Serang Road Bike Kini Fokus ke Pembinaan Prestasi
Kejuaraan Dunia Balap Sepeda Terbesar akan Digelar di Skotlandia
Van Aert Menjuarai Gent–Wevelgem 2021
WCC Surabaya Merayakan HUT Keenam dengan Launching Jersey Mystique
Ayo Gowes ke Kediri, Ajak Sekalian Keluarga untuk Berwisata