Diwarnai breakaway sejauh kilometer ke-60, Ryan Cavanagh akhirnya memenangi balapan etape pembuka di Tour de Banyuwangi Ijen (TdBI) 2024 pada Senin, 22 Juli 2024. Pembalap Kinan Racing Team menyelesaikan balapan dalam adu sprint yang ketat jelang finis di area Kantor Pemerintahan Kabupaten Banyuwangi. 

Dalam adu kecepatan itu, Cavanagh mengalahkan pembalap St George Continental Cycling Team Clark Boris dan cyclist Nusantara Cycling Team Muhammad Imam Arifin. Pesaing Cavanagh tersebut masing-masing mengisi posisi 2 dan 3. 

"Saya tentu senang dengan kemenangan ini. Ini merupakan kemenangan pertama saya di Tour de Banyuwangi Ijen," kata Cavanagh seusai balapan.

Cyclist 28 tahun ini tercatat pernah dua kali mengikuti event TdBI sebelumnya, yakni pada tahun 2018 dan 2019. Namun, ia gagal tampil apik kala itu. Prestasi terbaiknya ialah finis di posisi ke-16 pada etape 1 Tour de Banyuwangi Ijen 2018. 

Baca Juga: Evenepoel, Bakat Belgia yang Belum Kebagian Pujian

Cavanagh menjadi satu dari sembilan pembalap yang melakukan breakaway sejak kilometer ke-66 atau di sekitar Srono, Banyuwangi. Rombongan pemimpin balapan ini terus mempelebar jarak dari peloton besar. Hingga 30 Km sebelum finis, jarak grup terdepan dengan chaser adalah 2 menit 18 detik. Sedangkan, peloton tertinggal 3 menit 40 detik. 

Pada 2 kilometer terakhir, grup pembalap terdepan mulai terpecah. Empat pembalap terdepan pun berhasil memisahkan diri dan bersaing menjadi yang terbaik. Pada akhirnya, Cavanagh yang memenangkan balapan.

Penyerahan trofi dilakukan oleh Menpora RI Dito Ariotedjo didampingi oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani. 

"Rencana tim adalah untuk menyisakan satu pembalap di depan. Tapi sejak awal saya selalu mencoba untuk bersaing karena sudah memprediksi akan banyak serangan sejak awal," imbuh Cavanagh. 

Sementara itu, pembalap Nusantara Cycling Team Muhammad Imam Arifin menjadi satu-satunya pembalap nasional yang bersaing di grup terdepan. Luar biasanya Imam dapat mengunci podium di etape pembuka. 

Baca Juga: Richard Carapaz Cetak Sejarah untuk Ekuador di Tengah Bayang-Bayang Kecelakaan

"Ini merupakan Tour de Banyuwangi Ijen keempat saya. Pertama di tahun 2016 saya juga podium, jadi saya senang bisa podium lagi walaupun peringkat 3. Semoga bisa peringkat 1 selanjutnya," kata cyclist 28 tahun ini.

Dengan hasil balapan ini, Cavanagh memimpin klasemen general classification. Ia unggul 7 detik dari Clark berkat bonus waktu yang didapatkan karena menjadi pemenang balapan. Sedangkan, Imam berada di lis ketiga dengan jurang waktu 12 detik dari Cavanagh. 

Etape 2 akan bertipikal rute hilly dari Alaspurwo ke Banyuwangi dengan jarak 153 Km. Balapan ini akan melewati perbukitan di daerah Songgon dengan tanjakan kategori 4. (Mainsepeda)

General Classification Tour de Banyuwangi Ijen 2024: 

1. Ryan Cavanagh                                    02:45:12
   (Kinan Racing Team)      
2. Boris Clark                                                 +0:07    
   (St George Continental Cycling Team)
3. Muh Imam Arifin                                        +0:12
   (Nusantara Cycling Team)
4. Tali Lanes Welsh                                       +0:15
   (Ccahe X Par Kup)
5. Metkel Eyob                                              +0:20
   (Terengganu Cycling Team)
6. Bilguunjargal Erdenebat                            +0:22
   (Ferei Quick-Panda Podium Mongolia Team
7. Ariya Phounsavath                                    +0:26
   (Roojai Insurance)
8. Hayato Toburo                                           +0:26
   (Aisan Racing TEam)
9. Daniel Ven Carino                                     +0:39
   (Victoria Sports Pro Cycling)
10 Mohammad Izzat Hilmi Abdul Halil          +1:26
   (Malaysia Pro Cycling)

Populer

UAE Tour 2026-Etape 4: Milan Bersaudara Menguasai Fujairah
UAE Tour 2026-Etape 5: Kemenangan Ganda Jonathan Milan di Dubai
DMCT Rilis Jersey Kelima, Desain Terinspirasi Tim Balap Pro Belanda
UCI World Championships 2025: Evenepoel Ukir Sejarah, Tiga Kali Beruntun Juara Dunia ITT
UCI World Championship 2025: Pogacar Back to Back Juara Dunia Road Race
Sambut Ramadan, Komunitas TendBir Semarang Gelar Long Ride ke Rute "Luna Maya"
Bersepeda saat Puasa Ala Abah Asril: Waktu Terbaik Jelang Buka, Jaga Heart Rate di Zona 2
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Fantastic CC Gowes Tanpa Bidon, Tak Lupa Beramal!
Nggravel Blitar 2026 Jadi Ajang Reuni Alumni EJJ Sekaligus Debut Kategori Race