Kolom Sehat: Ultra Cyclist dan Ultraman

| Penulis : 

Di tengah menurunnya animo bersepeda bila dibandingkan saat pandemi kemarin, ternyata ada satu genre yang sedang naik daun. Yang saya maksud naik ini adalah dari dulu yang saya kira peminatnya cuma satu-dua orang, sekarang sudah lebih dari 200 orang yang minat.

Genre ini bernama ultra cycling. Kalau sudah bisa melalui event seperti ini biasanya langsung jadi prestis bagi orang seorang cyclist.

Saking prestisnya sampai sampai nama belakangnya bertambah “ultra”. Misal seperti si Juki, kalau sudah berhasil namanya jadi "Juki Ultra" gitu. Dan lagi ada yang memampang keberhasilan mengikuti event ini di profil medsosnya, misalnya "Finisher XX".

Sungguh lima tahun yang lalu hal seperti ini saya kira hanya isapan jempol belaka. Saya kira hal seperti ini hanya terjadi di orang-orang yang bawaan lahirnya sudah lebih dari normal. Misal kuat banget. Atau tahan sakit banget. Atau diutus atasan, atau bagaimana-bagaimana. Ternyata demam ini sampai ke mana-mana, sampai ke pesepeda yang bisa dibilang "B aja" juga ikut ikutan terjun di kelas ini.

Ternyata hype ultra cycling ini membuat muncul ultraman-ultraman baru. Karena hype-nya, pernak-pernik sepeda dengan bawaan banyak juga menjadi bagian dari genre ini.

Yang terbaru, Bentang Jawa, salah satu event ultra cycling telah mengumumkan pesertanya. Nama yang tertulis seingat saya ada 150 orang. Tapi yang mendaftar ternyata sampai 350 orang. Jadi ada 200 orang yang tidak diterima. Whattttt....???

Iya 200 orang yang nggak bisa ikut. Ternyata yang pengen tersiksa di jalan itu banyak jenisnya. Baik itu orang gabut, khilaf, kuat , hingga salah kumpul. Semua itu jumlahnya 350 orang.

Ini hanya yang sudah bulat mendaftar, yang mungkin kalau ada jaminan cuti untuk peserta Bentang Jawa, saya yakin jumlahnya bisa niak sampai ke angka 500 lebih. Sayangnya event ini izinnya belum pasti di acc. Baik oleh kantor, dari istri di rumah, apalagi Pak RT dan Pak RW.

Anda mungkin sudah tahu, bahwa saya tahun ini juga ikut mendaftar. Tahun lalu saya mendaftar tapi tidak diterima. Jadi saya coba mendaftar lagi dan diterima.

Kenapa saya mendaftar? Karena saya sadar bahwa fisik itu pasti terpengaruh "faktor u". Udara maksud saya. Semakin lama berada di luar ruangan pasti makin aus. Coba saja taruh kendaraan Anda di luar, lama-lama kan aus atau keropos, Wkwkwk.

Jadi semakin lama ditunda pasti tidak makin kuat. Apa saya akan jadi Ultraman? Yang bisa lawan monster-monster itu? Woh maap, salah server wibu. Apakah saya akan jadi Ultraman? Menurut saya paling saya jadi ultra yang lain, karena saya sukanya yang manis-manis, Wkwkwk. Sekian.(Johnny Ray) 

Populer

HRV di Atas 200! Rahasia Kebugaran dan Recovery Supernya Mathieu van der Poel
Pengalaman Serba Pertama Yusran Yahya di EJJ 2026, dari Rasakan Rute Terjauh Sampai Gempa
Peserta EJJ 2026 Kompak Sebut Tanjakan di Jatim Bikin Ampun, tapi Bikin Nagih!
Alumni Nggravel Blitar Datang Lagi: Ada Pilih Race, Ada yang Ingin Sekadar Nikmati View
Kesan EJJ 2026 Versi Peserta: Pelayanan Memuaskan, Rute Minta Jangan Dites Om JB
Ketika Para Peserta EJJ 2026 Akhirnya Menemukan Marka Mobil Terbang
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Bentang Jawa Lunas
EJJ 2026: ’Ultra Women’ Ivo-Fian Rebut Podium ke-3 Pair sekaligus Lantern Rouge
EJJ 2026: Petualangan Bersepeda 1.500 km dari Timur ke Barat Dimulai!