Balapan Ardennes Classic berlanjut setelah menyelesaikan seri pembukanya, Amstel Gold Race. Kini giliran gelaran La Fleche Wallonne yang mengambil alih panggung sebelum balapan penutup Liege-Bastogne-Liege akhir pekan ini. 

La Fleche Wallonne merupakan one-day race yang masuk kalender UCI WorldTour sejak tahun 2009. Namun, balapan ini sudah mulai dirancang sejak tahun 1930-an dan pertama kali digelar pada 1936. Tahun ini merupakan balapan edisi ke-88.

Sejumlah pembalap unggulan harus absen akibat cedera. Pembalap Bora-Hansgrohe, Primoz Roglic, menjadi sosok teranyar yang mengumumkan absen dari seluruh balapan di Ardennes Classic. Roglic terlibat kecelakaan horor di etape 4 Tour Basque Country 2024 beberapa waktu lalu. 

 

Primoz Roglic mengkonfirmasi bakal absen di seluruh balapan Ardennes Classic karena pemulihan cedera. 

Roglic merupakan satu dari 11 pembalap yang terlibat insiden tersebut. Pembalap kenamaan seperti Jonas Vingegaard (Visma-Lease A Bike), Remco Evenepoel (Soudal-QuickStep), dan Jay Vine (UAE Team Emirates) yang turut terlibat mengalami cedera yang serius. Vingegaard dan Evenepoel dilaporkan mengalami cedera patah tulang di area dada, sedangkan Vine mengalami masalah di tulang punggungnya. 

Walaupun tak mengalami cedera yang serius, tapi cyclist asal Slovenia ini memilih rehat agar lebih siap menghadapi event-event GrandTour UCI. 

"Dia sudah mulai berlatih dengan sepedanya. Dua balapan di La Fleche Wallonne dan Liege-Bastogne-Liege telah dihapus dari programnya," tulis pernyataan resmi Bora-Hansgrohe dalam akun media sosial resmi. 

Selain itu, sang juara bertahan Tadej Pogacar (UAE Team Emirates) juga tidak akan ikut ambil bagian pada balapan La Fleche Wallonne. Pembalap 25 tahun ini sejak awal tidak memasukkan balapan tersebut ke agendanya musim ini. Pogacar memilih untuk turun di gelaran Liege-Bastogne-Liege yang pernah ia juarai pada tahun 2021 lalu. 

Sejarah La Fleche Wallonne

Dari ketiga balapan Ardennes Classic, La Fleche Wallonne adalah balapan tertua yang dimulai sejak tahun 1936. Tahun ini merupakan edisi ke-88. Niat pembentukan balapan La Fleche Wallonne sendiri untuk meningkatkan penjualan surat kabar Les Sports.

Seperti kebanyakan balapan lain, lintasan mengalami beberapa perubahan. Perhelatan perdana diadakan pada trek jalan raya dari Tournai ke Liege yang terus berkembang dari 236 Km menjadi 300 Km pada tahun 1938. Tapi sejak tahun 1990, balapan tidak lebih dari 210 Km. Tahun ini rute akan dimulai dari Charleroi menuju Huy dengan jarak 198,6 Km. 

Baca Juga : Amstel Gold Race 2024: Tom Pidcock Revans Kenangan Pahit 2021

Pemenang pada balapan pertama dicatatkan oleh pembalap Belgia Philippe Demeeersman. Dan rekor juara terbanyak menjadi milik pembalap Spanyol Alejandro Valverde. 

Ia pertama kali menjuarai La Fleche Wallonne pada 2006. Lantas enam tahun berselang ia meraih  quadruple dari tahun 2014-2017.

Rute La Fleche Wallonne

Pembalap yang beraksi di La Fleche Wallonne akan memulai balapan di Charleroi menuju Huy dengan jarak 198,6 Km. Mereka akan memiliki sembilan tanjakan di rute tersebut. Dan yang paling menguras energi ialah tanjakan Mur de Huy. 

Para pembalap melakukan tanjakan di Côte de Cherave.

Mur de Huy atau Tembok Huy cukup brutal dengan rata-rata elevasi mencapai 9,6 persen dan maksimal gradient adalah 26 persen. Jaraknya ialah 1,3 km. Para pembalap akan melewati Mur de Huy sebanyak empat kali dan yang terakhir merupakan garis finis. 

Panggung ini akan menjadi pertunjukan yang paling dinanti oleh para pendaki. Selain Mur de Huy, para pembalap akan melalui  Côte d’Ereffe (2.1km, 5 persen) dan Côte de Cherave (1.3km, 8.1 persen). 

Pembalap Unggulan La Fleche Wallonne

Absennya banyak pembalap unggulan di gelaran La Fleche Wallonne membuat pembalap UAE Team Emirates, Marc Hirschi, menjadi pambalap paling diunggulkan. Cyclist asal Swiss ini pernah mengangkat trofi di La Fleche Wallonne pada tahun 2020. 

Momen kemenangan Hirschi pada gelarang La Fleche Wallonne 2020 silam. 

Di Amstel Gold Race akhir pekan lalu, Hirschi bersaing melewati garis finis melawan tiga pembalap lain yakni Tom Pidcock (Ineos Grenadiers), Mauri Vansevenant (Soudal Quick-Step), dan Tiesj Benoot (Visma-Lease a Bike). Nama Pidcock cukup diperhitungkan kali ini karena ia keluar sebagai juara di Amstel Gold Race. 

Selain itu, rekan setim Hirschi di UAE Team Emirates, Juan Ayuso, memiliki faktor kejutan. Ayuso masih sangat muda, 21 tahun. Tapi ia sukses merebut gelar di Tour Basque Country 2024 awal April lalu.

Ada pula pembalap Lidl-Trek, Mattias Skjelmose, yang bisa ikut masuk dalam hitungan. Pembalap Denmark ini sebelumnya duduk sebagai peringkat kedua di belakang Tadej Pogacar pada penyelenggaraan La Fleche Wallonne tahun lalu. (Mainsepeda)

 

 

 

Populer

Giro d'Italia 2026-Etape 15: Breakaway Tak Terkejar, Fredrik Dversnes Menang di Milan
Rute Asyik, Hotel Komplet, Slot Bromo KOM 2023 Aman
Jamin Kelancaran Bromo KOM 2026, Ratusan Personel Kepolisian Siap Amankan Rute
Tips Memilih Lebar Handlebar yang Ideal
Rekam Keseruan RAJ 2024 dan Dapatkan Frame Sepeda Wdnsdy 
Usia Bukan Alasan, Peserta Kategori Men 60+ Ini Punya Menu Latihan Serius Menuju Bromo KOM 2026
Antangin Bromo KOM 2025: Kepincut 'Naik Hajinya' Cyclist dan Magisnya Bromo
La Flèche Wallonne 2026: Remaja 19 Tahun yang Meruntuhkan Rekor Sembilan Dekade
Here We Go! Remco Evenepoel Gabung Red Bull-BORA-Hansgrohe Musim Depan
Sambut HUT ke-112, Pemkot Malang-BPJS Ketenagakerjaan Gelar Gowes 112 Km