"Siapa sih yang bikin rutenya? Keren. Kurang ajar emang". Itulah kalimat yang keluar dari mulut Hairudin usai menyelesaikan event East Java Journey (EJJ) 2024.

Hairudin finis di Surabaya Town Square, Minggu 3 Maret 2024 pukul 01:53 WIB. Ia menjadi peserta ke-21 yang menembus garis akhir. Hairudin mencatatkan waktu 140 jam 53 menit 9 detik. 

Pria asal Samarinda ini dibuat berdecak kagum sepanjang perjalanan mengarungi EJJ 2024. Tak hanya soal rute yang penuh tantangan, Ia juga merasakan kehangatan masyarakat Jawa Timur. Pun tak lupa dengan keindahan alamnnya. Ia mengaku begitu puas bisa menikmati perjalanan yang total menempuh jarak 1505 km ini. 

"Saya ditegur terus sama-sama orang kampung, yang pake kebaya itu, mbah-mbah. Kalau 100 km terakhir ya sudah selesai ini, balik lagi kota. Sebelumnya kan refresing, naik ke gunung, masuk ke desa-desa," ujar Hairudin. 

Saking terpesonanya, Hairudin bahkan sampai mengambil potret daerah perkampungan. 

"Bedalah gak bisa disamakan (dengan di Kalimantan). Aku sampai foto-foto rumah orang kampung ini loh. Terakhir liat foto iti di buku sekolah," imbuhnya. 

Jika dilihat dari peringkat kategori Men 39 and under, Hairudin menempati list 10. Namun, Hairudin tak peduli dengan peringkat itu. "Saya yakin yang finis duluan itu gak menikmati perjalanannya," kelakarnya. 

Sesampainya di garis finis, Hairudin mengaku akan menginap terlebih dahulu di Surabaya hingga Senin, 4 Maret 2023. Ia masih ingin memberikan dukungan kepada rekan-rekannya sesama peserta EJJ 2024. Salah satunya ialah Agus Amir. Hairudin dan Agus sama-sama berasal dari Kalimantan Timur.(mainsepeda)

Populer

Superhuman! Wout van Aert Hanya Butuh 10 Hari untuk Berlatih Kembali Pasca Operasi Engkel 
EJJ 2026: Siku Sempat Hancur, Semangat Hadi Subroto Tak Luntur
Bentang Jawa Lunas
Pendaftaran All-Event Buka 10 Januari, Siap-siap War Tiket Bromo KOM
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Pompa Ban Anda sesuai Berat Badan
20 Cyclist Kupang Ramaikan Bromo KOM 2026
Tips Memilih Lebar Handlebar yang Ideal
UCI World Championships 2025: Evenepoel Ukir Sejarah, Tiga Kali Beruntun Juara Dunia ITT
Kediri Dholo KOM 2024: Kisah di Balik Simpang Lima Gumul