Tercatat ada 14 peserta East Java Journey (EJJ) 2024 telah mencapai checkpoint (CP) 1 di Paltuding, Banyuwangi, Selasa, 27 Februari 2024, sampai pukul 11.50 WIB. 

Jumlah cyclist yang telah sampai di Paltuding, Banyuwangi lebih banyak dari prediksi sebelumnya. Mengingat cut off time (COT) untuk CP 1 masih besok, Rabu, 28 Februari 2024, pukul 12.00 WIB. 

Salah satu peserta yang tiba Selasa, 27 Februari 2024 adalah M. Dzaki Wardhana,  pada pukul 10:29:27.

Saat disinggung soal perjalanannya dari Banyuwangi menuju CP 1, Dzaki menjelaskan banyak tantangan teknis yang dilalui. 

Dzaki sempat mengalami ban bocor depan-belakang dan ditolong oleh dotwatcher-nya. "Sama teman-teman tadi dibawakan pompa dan cukilannya," terangnya. 

Di sela-sela istirahatnya di CP 1, Dzaki belum bisa memastikan target. Meskipun hari pertama sempat bersaing ketat dengan Handika. 

Baca Juga: 1500 EJJ 2024 Update – Hour 24: Tombro, Zidan, Handika, dan Bembenx ”Kompak” Istirahat di CP1

"Ikut ini sekalian mau lihat kondisi badan setelah pulang dari AS. Sejak pulang dari AS, saya merasakan agak lama recovery badan ini. Ini nyoba multidays, gimana kondisi badan, karena beberapa bulan sulit recovery-nya," lanjut Dzaki. 

Selain Dzaki, ada juga Triyono Adi Nugroho, yang check in di CP 1 tepat pada 11:22:33. 

Kondisinya tak jauh berbeda dari Dzaki. Ia diuji oleh cuaca dan jalan berlubang. Menurutnya, jalanan 10 Km sebelum CP 1 sangat berat. 

"Jalan dari Probolinggo, Situbondo hingga Banyuwangi jalannya banyak lubang. Saya sempet ngantem lubang. Terus stang sempat turun, jadi harus benerin stang dlu. Tapi lumayan saya tidur lama," terang Triyono. 

Tanjakan erek-erek

Yanuar Dwi Cahyanto “Janu Joni” juga mencapai CP 1 dengan penuh pergulatan. Tiba pukul 11:44:36, jalan berlubang dan tanjakan erek-erek begitu menantang baginya. 

Para pembalap terdepan pun bersua dengan tanjakan erek-erek. Termasuk Handika, Trihadi "Tombro" Siswanto,  Zidan Attala Nouval Hidayat, dan Bambang Anggoro Jati. 

"Tapi melhat hari H sesuai bayangan awal memang, karena rutenya seperti Banyuwangi Blue Fire Ijen KOM," tutur Janu Joni. 

Klasemen sementara, Handika masih memimpin race. Ia bergerak menuju Lumajang sampai artikel ini ditulis. Handika saat ini ditempel ketat oleh Tombro dan Zidan, yang berada di Km 590. 

East Java Journey adalah event ultra cycling yang diselenggarakan Mainsepeda. Kategori 1.500 Km bersifat race. Sedangkan kategori 600 km bersifat non kompetitif. Ada juara dan hadiah untuk yang finis tiga besar 1.500 km. Serta ada trofi finisher untuk yang finis sebelum COT pada pukul 21.00 WIB Minggu 3 Maret 2023. (Mainsepeda)

Populer

Superhuman! Wout van Aert Hanya Butuh 10 Hari untuk Berlatih Kembali Pasca Operasi Engkel 
EJJ 2026: Siku Sempat Hancur, Semangat Hadi Subroto Tak Luntur
Pendaftaran All-Event Buka 10 Januari, Siap-siap War Tiket Bromo KOM
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Pompa Ban Anda sesuai Berat Badan
Bentang Jawa Lunas
Tips Memilih Lebar Handlebar yang Ideal
20 Cyclist Kupang Ramaikan Bromo KOM 2026
Bromo KOM X: Butuh Waktu Berapa untuk Jadi Juara?
Sepeda Aero Merek Java Ini Bisa Dilipat