Rentetan kesuksesan sepanjang 2022 membuat Remco Evenepoel diincar Ineos Grenadiers. Skuad mapan asal Inggris itu siap menggelontorkan banyak uang untuk mendapatkan tanda tangan pembalap asal Belgia ini. Akan tetapi, Evenepoel tidak tertarik untuk pindah. Ia sepakat bertahan di QuickStep Alpha Vinyl.

Ibarat bunga, Evenepoel sedang harum-harumnya pada saat ini. Ia berhasil menjuarai La Vuelta a Espana 2022. Meruntuhkan dominasi Primoz Roglic (Jumbo-Visma) yang menjuarai balapan ini selama tiga tahun beruntun. Selang dua pekan, Evenepoel menahbiskan dirinya sebagai juara dunia.

Prestasi cemerlang itu membuat Ineos Grenadiers terpikat. Maklum, tim dengan pendanaan terbesar di peloton WorldTour itu sedang membutuhkan ujung tombak baru. Mereka kehilangan Adam Yates yang pindah ke UAE Team Emirates. Juga Richard Carapaz yang bergabung ke tim EF. Sedangkan Egan Bernal baru pulih dari kecelakaan.

Evenepoel merasa terkejut saat ia digosipkan bergabung dengan Ineos Grenadiers. Ia langsung menelepon bos tim QuickStep Alpha Vinyl Patrick Lefevere. "Saya tahu ada minat dari tim lain. Bahkan bukan hanya satu tim. Tetapi saya benar-benar tidak ingin tahu kabar itu sebelum La Vuelta," ungkap Evenepoel.

Meski ada ketertarikan dari tim lain, Evenepoel menyatakan bahwa ia tidak punya alasan untuk meninggalkan QuickStep. Apalagi ia masih terikat kontrak hingga 2026. "Saya benar-benar tidak ingin tahu apa-apa tentang itu. Sebab saya memiliki beberapa tujuan yang sangat besar yang ingin dicapai,

"Kontrak ini berarti saya percaya dengan tim ini, dan mereka percaya dengan saya. Saya tidak punya alasan untuk pergi, dan saya sangat bahagia di tempat saya sekarang. Kami harus terus bekerja seperti ini," tegas pembaalp 22 tahun ini. (mainsepeda)

Podcast Episode Spesial Banyuwangi Bluefire Ijen KOM Challenge 2022

Foto:


COMMENTS