Comeback Egan Bernal (Ineos Grenadiers) di balapan profesional berakhir lebih cepat. Pembalap asal Kolombia itu memutuskan pulang kampung setelah menyelesaikan empat balapan dalam satu bulan. Rencananya, Bernal akan naik ke meja operasi lagi dalam waktu dekat.

Perjalanan Bernal pada musim ini sangat berantakan menyusul kecelakaan pada Januari 2022. Membuatnya harus menepi dari lintasan balap sepeda selama kurang lebih delapan bulan. Bernal baru balapan lagi pada pertengahan Agustus di ajang Tour of Denmark 2022.

Selang beberapa hari, ia terbang ke Jerman untuk ambil bagian di Deutschland Tour. Pembalap 25 tahun ini mengikuti dua lomba pada September, yakni Giro della Toscana dan Coppa Sabatini. Bernal sempat dikabarkan akan tampil di CRO Race di Kroasia dan Il Lombardia 2022. Namun rencana ini urung terlaksana.

Media kondang asal Italia, La Gazzetta dello Sport melaporkan, Bernal akan kembali ke Kolombia untuk menjalani operasi lutut. Operasi ini adalah bagian dari persiapan Bernal menuju musim 2023 nanti. Ia tak ingin terus terpuruk. Bernal mau tampil lebih kuat pada musim depan.

Bernal harus lebih tangguh musim depan. Sebab ia adalah tumpuan utama Ineos Grenadiers. Tim kaya raya asal Inggris itu kehilangan dua climber tangguh pada musim depan. Richard Carapaz akan menjadi leader baru di tim EF Education–EasyPost. Sementara Adam Yates membelot ke UAE Team Emirates. (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 108

Foto: Twitter @Eganbernal

Populer

Zidan Attala Nouval Hidayat yang Pertama Capai "Cima Coppi" EJJ 2026
Peserta Tertua dan Termuda Bentang Jawa 2026 Terpaksa DNF di Hari Kedua
Bentang Jawa 2025: Stephen Lane Juara! Pecah Rekor Finish Under 78 Jam
Ini Dia Hasil Resmi Bentang Jawa 2025
Bentang Jawa 2025: 181 Peserta, 47 DNF, Rekor 119 Finisher!
Race Around Java 2024: Citra Dewi Juara, Rekor Ultra Indonesia 3.000 Km dalam 10 Hari
Inilah yang Membuat Bentang Jawa 2024 Sangat Berkesan
Preview Bentang Jawa 2025: Para Unggulan Target Finish Rabu Siang
EJJ 2026: Three-Peat! Zidan Raih Gelar ’Sarjana S3 Ultra'
Bentang Jawa Lunas