Belgia menjadi salah satu negara yang wajib diwaspadai di UCI Road World Championships 2022 di Wollongong, Australia. Mereka punya Wout van Aert yang tampil hebat bersama tim Jumbo-Visma pada musim ini. Belgia juga diperkuat Remco Evenepoel (QuickStep Aplha Vinyl) yang baru saja menjuarai La Vuelta a Espana 2022.

Akan tetapi, memiliki dua pembalap bintang bukan berarti tanpa risiko. Apalagi duet Van Aert dan Evenepoel gagal total di Kejuaraan Dunia tahun lalu. Buntut dari kegagalan tersebut membuat kedua pembalap ini disebut memiliki hubungan yang kurang harmonis.

Van Aert buka suara. Pembalap 27 tahun ini menegaskan bahwa ia dan Evenepoel saling menghormati. Isu seputar keretakan mereka yang beredar di media pada tahun lalu, adalah sesuatu yang tidak tepat. Van Aert menegaskan bahwa siap bekerja sama dengan Evenepoel.

"Lebih baik memiliki Remco sebagai co-leader. Ini adalah sesuatu yang kami pelajari sebagai sebuah tim. Saya pikir kami bisa membuat perbedaan pada tahun ini. Remco tidak cepat dalam sprint. Tapi ia bisa menyerang dari jauh. Saya mungkin bisa menunggu sedikit lebih lama dan juga memiliki peluang bagus di grup yang lebih kecil," katanya dilansir Cyclingnews.

Sementara itu, sebelum melakukan perjalanan ke Australia, Evenepoel mengakui masih harus melihat kondisinya selepas La Vuelta a Espana 2022. Pembalap 22 tahun ini mengincar kemenangan di balapan Individual Time Trial (ITT). Evenepoel sangat siap membantu Van Aert di Australia nanti.

"Saya harus melihat bagaimana kaki saya setelah Vuelta ini. Saya berharap masih bisa berada di level yang bagus. Tetapi jika tidak, saya siap melakukan semua yang terbaik untuk membawa Wout ke kilometer final untuk sprint," tegas Evenepoel. (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 108

Foto: Belga


COMMENTS