Rasa bahagia menyelimuti tim Alpecin-Fenix. ProTeam yang terdaftar di Belgia tersebut telah mengantongi tiga kemenangan di Giro d'Italia 2022. Kemenangan terakhir didapatkan Dries de Bondt di Etape 18 pada Kamis, 26 Mei 2022. Sementara maglia rosa (jersey pink) masih dikuasai Richard Carapaz.

Sebagai ProTeam terbaik selama dua musim berturut-turut, Alpecin-Fenix mendapatkan tiket lolos otomatis ke event bergengsi di ajang WorldTour. Termasuk di ketiga Grand Tour pada musim ini. Kiprah mereka di Giro d'Italia 2022 pun mengesankan.

Ujung tombak tim ini, Mathieu van der Poel memenangi etape pembuka. Kemudian disusul Stefano Oldani yang memenangi Etape 12 lalu. Seminggu berselang, giliran De Bondt yang naik podium. Ia menjadi yang terbaik di Etape 18, Kamis malam waktu Indonesia.

Etape 18 merupakan panggung terakhir bagi para sprinter. Sekaligus momen istirahat bagi para climber. Tahapan ini memang sepenuhnya flat. Menempuh total jarak 156 kilometer. Peloton bertolak dari Borgo Valsugana menuju Treviso.

De Bondt menyelesaikannya dengan catatan waktu 3 jam 21 menit 21 detik. Unggul sangat tipis atas pembalap tuan rumah, Edoardo Affini (Jumbo-Visma). Sementara peringkat ketiga berhasil diamankan rider asal Denmark, Magnus Cort (EF Education-EasyPost).

"Semua orang memperkirakan (Arnaud) Démare, (Mark) Cavendish, (Alberto) Dainese atau (Phil) Bauhaus yang menang di etape ini. Tapi kami, empat pembalap terdepan, membuat rencana, mempertahankan rencana itu, dan menuntaskannya," ucap De Bondt seusai lomba.

Sementara itu, peta persaingan di General Classification (GC) sedikit berubah menyusul keluarnya Joao Almeida (UAE Team Emirates). Pembalap asal Portugal itu memutuskan tidak start di Etape 18 karena terjangkit Covid-19 dalam sebuah tes setelah berakhirnya Etape 17 kemarin.

Almeida menyusul pembalap unggulan lainnya, Simon Yates (BikeExchange-Jayco) yang gagal finis di Etape 17. Dengan demikian, Carapaz masih bertengger di puncak GC dan berhak atas maglia rosa. Ia ditempel ketat Jai Hindley (Bora-Hansgrohe) dengan selisih tiga detik saja.

Selanjutnya, para pembalap harus berjuang untuk menaklukkan Etape 19. Total jaraknya 178 kilometer. Start dari Marano Lagunare menuju puncak Santuario di Castelmonte. Kolovrat menjadi tanjakan terberat yang harus dilalui pembalap di etape ini. Panjangnya 10,3 kilometer dengan gradien rata-rata 9,1 persen. (mainsepeda)

Hasil Etape 18 Giro d'Italia 2022 (Top Ten)
1. Dries de Bondt (Belgia), Alpecin-Fenix 3 jam 21 menit 21 detik
2. Edoardo Affini (Italia), Jumbo-Visma     +0
3. Magnus Cort (Denmark), EF Education-EasyPost +0
4. Davide    Gabburo (Italia), Bardiani-CSF-Faizanè    +0
5. Alberto Dainese (Italia), Team DSM    +14
6. Arnaud Demare (Prancis), Groupama-FDJ +14
7. Davide Cimolai (Italia), Cofidis +14
8. Mark Cavendish (Inggris), Quick-Step Alpha Vinyl Team +14
9. Fernando Gaviria (Kolombia), UAE Team Emirates +14
10. Simone Consonni (Italia), Cofidis +14

General Classification usai 18 etape dari 21 etape (Top Ten)
1. Richard Carapaz (Ekuador), Ineos Grenadiers 76 jam 41 menit 15 detik
2. Jai Hindley (Australia), Bora-Hansgrohe +3
3. Mikel Landa (Spanyol), Bahrain Victorious +1:05
4. Vincenzo Nibali (Italia), Astana Qazaqstan Team +5:48
5. Pello Bilbao (Spanyol), Bahrain Victorious +6:19
6. Jan Hirt (Ceko), Intermarché-Wanty-Gobert Matériaux +7:12 
7. Emanuel Buchmann  (Jerman), Bora-Hansgrohe +7:13
8. Domenico Pozzovivo (Italia), Intermarché-Wanty-Gobert Matériaux +12:30
9. Juan Pedro Lopez (Spanyol), Trek-Segafredo +15:10
10. Hugh Carty (Inggris), EF Education-EasyPost +17:03

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 86

Foto: Getty Images


COMMENTS