Ingin Berjaya Lagi di Balapan Klasik

| Penulis : 

Ineos Grenadiers memiliki dua resolusi untuk tahun baru. Pertama, mereka ingin hat-trick juara di Giro d'Italia. Selain itu, tim asal Inggris ini berharap memenangkan gelar di balapan klasik. Poin terakhir merupakan balapan yang mulai jarang dimenangkan oleh tim yang dulu mengusung nama Team Sky tersebut.

Ineos Grenadiers dua kali berturut-turut mendominasi Giro d'Italia lewat Tao Geoghegan Hart (2020) dan Egan Bernal (2021). Dominasi di Italia inilah yang ingin mereka pertahankan.

Meskipun belum diumumkan secara resmi, tapi Directeur Sportif Matteo Tosatto menyebut timnya akan dipimpin Richard Carapaz di Italia nanti. Selain itu mereka juga menampilkan Geoghegan Hart, Tom Pidcock, Elia Viviani, Ben Swift, serta Richie Porte. Salvatore Puccio dan Filippo Ganna juga masuk dalam kandidat.

"Kami memiliki skuad yang cocok untuk Giro dan Tour de France. Semua orang menunggu kami di Giro. Kami akan mempersiapkan diriuntuk memenangkan gelar ketiga berturut-turut. Program-programnya memang belum 100 persen ditetapkan, Akan tetapi, siapa yang akan balapan di sana pasti memiliki keinginan yang sama seperti pada 2021 lalu," kata Tosatto kepada Tuttobici.

Target kedua adalah memetik lebih banyak kemenangan di balapan klasik. Pada musim lalu Ineos Grenadiers menjuarai Dwars door Vlaanderen lewat Dylan van Baarle. Kemudian Tom Pidcock juara di Brabantse Pijl dan runner-up di Amstel Gold Race. Lalu Gianni Moscon juara di Gran Premio di Lugano.

Dari ketiga race itu, hanya Dwars door Vlaanderen yang masuk agenda WorldTour. "Kami hampir meraihnya dengan Tom Pidcock di Amstel Gold Race. Lalu Carapaz merebut emas di Olimpiade. Namun ia mewakili tim nasional, bukan kami," sebut Tosatto.

Michal Kwiatkowski adalah pembalap Ineos Grenadiers terakhir yang mendominasi balapan klasik. Ia menjuarai Milan-San Remo, Strade Bianche, dan Clásica de San Sebastián musim 2017 lalu. Tosatto menginginkan timnya lebih banyak memenangi balapan klasik bergengsi tahun ini. (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 70

Foto: Getty Images

Populer

Vuelta a Espana 2026-Etape 20: Landa Menang, Enric Mas di Ambang Juara Overall
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
3 Cyclist Senior Siap Taklukkan Nggravel Glenmore 2026, Usia Bukan Halangan!
Taklukkan Tour of Flanders 2026, Pogacar Jaga Asa Misi Monument Slam
Tips Merakit Gravel Bike dengan Harga Terjangkau
Race Around Java 2024: Citra Dewi Juara, Rekor Ultra Indonesia 3.000 Km dalam 10 Hari
Pompa Ban Anda sesuai Berat Badan
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Zidan Nouval Juara Bentang Jawa 2026, Kawinkan Gelar Ultra-Cycling 1.500 Km
Evenepoel Juara Grand Prix Cycliste de Québec Usai Kalahkan Ciccone