Qhubeka-NextHash Dicoret dari WorldTour 2022

| Penulis : 

Tidak ada skuad Qhubeka-NextHash dalam daftar peserta WorldTour 2022. Union Cycliste Internationale (UCI) telah mengkonfirmasi bahwa mereka menolak pembaharuan lisensi tim asal Afrika Selatan itu. Masalah finansial menjadi penyebabnya.

Kendala ini sudah ada sejak lama. Membuat tim ini tiga kali ganti nama dalam tiga musim terakhir. Masuknya NextHash pada pertengahan 2021 sempat memberi harapan. Apalagi kedua pihak disebut menyepakati kerja sama berdurasi lima musim.

Namun kesepakatan itu tampak seperti angin surga belaka. Sebab Qhubeka NextHash belum lepas dari jerat krisis finansial. Nama Qhubeka NextHash akhirnya dicoret saat UCI mengumumkan tim-tim peserta WorldTour 2022.

"Setelah mendengar tim yang tidak dapat didaftarkan langsung oleh UCI, Komisi Lisensi telah memutuskan untuk menolak pendaftaran tim Qhubeka NextHash," tulis UCI dalam keterangan resminya.

Qhubeka NextHash tidak bisa berbuat banyak. Mereka pasrah. Kini, satu-satunya pilihan adalah turun di divisi yang lebih rendah. "Kami tetap berkomitmen untuk tujuan kami mengubah hidup melalui sepeda. Kami tidak akan membuat komentar lebih lanjut pada tahap ini," tulis tim ini di laman media sosialnya.

Nasib Qhubeka-NextHash benar-benar tragis. Mereka sebenarnya masih memiliki pembalap yang terikat kontrak. Sebut saja Simon Clarke, Henok Mulubrhan, Sergio Henao, Sean Bennett, dan Connor Brown. Sementara Domenico Pozzovivo akan pensiun jika tim gulung tikar dan ia tidak menemukan tim baru di WorldTour. (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 68

Foto: Getty Images

Populer

Vuelta a Espana 2026-Etape 18: Stefan Küng Menang ITT, Enric Mas Tetap Merah
Vuelta a Espana 2026-Etape 17: Brennan Raih Lima Kemenangan dan Cetak Sejarah
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
Taklukkan Tour of Flanders 2026, Pogacar Jaga Asa Misi Monument Slam
Azrul Ananda Bagi Tips buat Calon Peserta Nggravel Glenmore 2026
Zidan Nouval Juara Bentang Jawa 2026, Kawinkan Gelar Ultra-Cycling 1.500 Km
Semangat Muda di Nggravel Glenmore 2026: Ambisi Podium Adrian dan Misi Debut Edo
Race Around Java 2024: Cyclist Malaysia Ditawari Pemotor Dorong Sepeda di Tanjakan
Brompton Explore, Senjata Baru untuk Penggemar Turing
Aiman Cahyadi Berjaya di Etape Kedua ITdBI 2019