Pogacar Dukung Roglic Jadi Juara Dunia

| Penulis : 

Dua pembalap yang bersaing ketat selama Tour de France 2020, Tadej Pogacar (UAE-Team Emirates) dan Primoz Roglic (Jumbo-Visma) akan turun di UCI Road World Championships 2020. Mereka akan membela Slovenia di nomor men elite road race di Imola, Italia, Minggu (27/9) malam.

Slovenia hadir di Imola dengan komposisi mengerikan. Mereka diperkuat peringkat satu-dua di TdF 2020: Pogacar dan Roglic. Selain itu, Slovenia akan menurunkan Janez Brajkovic, Luka Pibernik, Domen Novak, Luka Mezgec, Jan Polanc, dan Jan Tratnik.

"Kami adalah tim yang bagus. Kami saling memahami. Kami bekerja sama dengan baik. Jadi saya pikir kami akan memiliki tim Slovenia yang bagus pada Minggu ini," tegas Pogacar seperti yang dilansir Cyclingnews.

Tadej Pogacar diapit Primoz Roglic (kiri) dan Luka Mezgec (kanan)

Penampilan spektakuler di TdF 2020 membuat Pogacar dan Roglic menjadi unggulan di Imola. Secara subjektif, Pogacar mengungkapkan harapannya agar Roglic bisa menjadi juara dunia di Imola. "Saya pikir ini akan menjadi seperti dongeng," kata pembalap yang baru saja merayakan hari jadi ke-22 itu.

"Memang ada persaingan besar, tapi ini sedikit berbeda dengan Tour de France. Seperti yang saya katakan sebelumnya, kami memiliki tim yang kuat dan kami dapat bersaing untuk merebut rainbow jersey," tegas Pogacar. Menurutnya, balapan di Imola nanti laiknya persaingan Slovenia versus seluruh dunia.

Kejuaraan dunia akan terasa "aneh" bagi Roglic. Bersama Jumbo-Visma di TdF 2020, ia memiliki mesin pendukung yang sangat kuat seperti Wout van Aert (Belgia), Sepp Kuss (Amerika Serikat), Tom Dumoulin (Belanda), dan George Bennett (Selandia Baru). Kini, Roglic harus menghadapi teman-temannya itu.

"Mereka sudah sangat kuat di Tour. Saya pikir setiap orang punya kesempatan untuk memenangkan kejuaraan dunia," ucapnya.

Rider 30 tahun itu menambahkan, balapan Minggu malam akan sangat seru karena setiap negara pasti menurunkan para pembalap terbaiknya. Roglic berharap agar negaranya tampil solid dan bisa mengontrol lomba demi memuluskan rencana menjadi juara dunia.

"Saya pikir pasti ini akan menjadi balapan yang full gas dan sangat menarik bagi mereka menontonnya," bilang runner up kejuaraan dunia ITT 2017 ini. (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 15

Audionya bisa didengarkan di sini

Foto: ASO, Getty Images

Populer

Review Sensah Empire Pro 12-Speed setelah 1.000 Km Plus (Seri 2)
Vingegaard Klaim Lebih Kuat dari Sebelumnya, Siap Rebut Gelar Tour de France 2026
SUB Design Gallery, Tempat untuk Wujudkan Jersey Impian
Sepuluh Sepeda Favorit Saya (Hingga Saat Ini) - Seri 1
WCC Surabaya Merayakan HUT Keenam dengan Launching Jersey Mystique
Rem Mercedes Pemicu Cedera Cavendish
Van Aert Menjuarai Gent–Wevelgem 2021
Kolom Sehat: Hari Apes Nggak Ada di Kalender
Ayo Gowes ke Kediri, Ajak Sekalian Keluarga untuk Berwisata
Serang Road Bike Kini Fokus ke Pembinaan Prestasi