Sunweb Tampil Klasik dengan Jersey Putih-Hitam

| Penulis : 

Penampilan anyar Team Sunweb benar-benar bikin pangling. Mereka menanggalkan warna kebesarannya merah-putih untuk beralih ke corak putih-hitam. Perubahan kelir di jersey buatan Craft ini membuat tim yang teregistrasi di Jerman tersebut terlihat lebih sederhana, tradisional, dan klasik.

Selama ini Sunweb tampil dengan balutan jersey merah yang dipadu dua garis putih di bagian dada dan punggung. Dengan pola yang sama, seragam baru Sunweb menjadikan putih sebagai warna dasar dengan fitur dua garis hitam memanjang di bagian dada dan punggung.

Sunweb menjelaskan, pemilihan warna putih sebagai corak utama merupakan pelambangan dari awal yang baru. Sedangkan fitur dua garis 'Keep Challenging' berwarna hitam mencerminkan keseimbangan energi yang diperoleh dan diberikan individu kepada individu lain, sehingga membentuk sebuah tim yang padu dan tangguh.

"Dengan peluncuran jersey baru ini, tim berharap untuk memulai kembali baru musim ini lebih dari sebelumnya," harap Team Sunweb melalui laman resminya.


Jersey ini diklaim menggunakan teknologi terbaru dan terinovatif buah kolaborasi Craft Sportswear dan DSM Company. Jersey ini telah diuji di terowongan angin di Delft University of Technology untuk memastikan kinerja optimal saat digunakan para pembalap di ajang WorldTour.

Selain itu, jersey ini memiliki fitur kain baru yang inovatif yang mengurangi hambatan. Kain tersebut diklaim terbuat dari serat terkuat di dunia milik Dyneema. Sehingga dapat melindungi pembalap jika terjatuh. Jadi, selain lebih nyaman, jersey anyar ini juga membuat pembalap lebih aman.

Jersey baru ini telah diperkenalkan ke publik pada Sabtu (13/6) kemarin. Sunweb mengatakan, jersey itu akan digunakan selama pemusatan latihan pada musim panas ini. Bukan tidak mungkin seragam anyar ini akan dipakai ini untuk membalap di sisa musim 2020.(mainsepeda)

Populer

Enam Tahun Konsisten, Komunitas Vespa pun Ikut Meramaikan Baksos Kurir Kebikean
Van der Poel Jawara Baru Omloop Het Nieuwsblad 2026
UCI World Championship 2025: Pogacar Back to Back Juara Dunia Road Race
UCI World Championships 2025: Evenepoel Ukir Sejarah, Tiga Kali Beruntun Juara Dunia ITT
Bentang Jawa Lunas
Menjajal L-TWOO RX 12-Speed, seperti Apa Lawan Sensah?
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
"Diplomasi Sepeda" ala Komunitas Mahasiswa Indonesia di Jerman, Sturm Crew
Pembalap Thrill Finis Ketujuh di Olimpiade Tokyo
Tara: Saya Mencintai Sepeda Baru Olahraganya, Jangan di Balik!