Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali mempertegas target yang dibebankan kepada tim balap sepeda Indonesia. Menpora menghadapkan tim balap sepeda mampu menembus Olimpiade 2020 di Tokyo, Jepang nanti.

Balap sepeda memang menjadi salah satu cabang olahraga yang diharapkan menembus Olimpiade 2020. Dari berbagai disiplin lomba, nomor BMX menjadi andalan Indonesia. "Saya kira target akhir kita adalah Olimpiade," ucap menteri asal Gorontalo ini.

"Kejuaraan apa pun yang diselenggarakan, tujuannya untuk bisa lolos kualifikasi Olimpiade. Saya berharap para atlet pura bisa lolos kualifikasi Olimpiade," kata Zainudin disela-sela Jakarta International BMX 1-2 di Jakarta Timur, akhir pekan kemarin.

Indonesia pernah meloloskan Toni Syarifudin di Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brasil. Penampilan Toni di Olimpiade 2016 juga tak mengecewakan. Ia berhasil menembus ke perempat final. Hanya saja rider asal Surakarta tersebut mengalami crash yang membuatnya gagal lolos ke semifinal.

Pada tahun ini giliran I Gusti Bagus Saputra yang mengemban misi lolos ke Olimpiade. Bagus, sapaan akrabnya, menghuni posisi ke-48 dalam klasemen UCI. Sedangkan Indonesia menghuni posisi ke-17 dunia dengan 881 poin. Indonesia harus masuk ranking 12 besar dunia jika ingin bertanding di Olimpiade 2020.

Dari posisi kami ke peringkat 12 itu sangat tipis jaraknya. Kurang lebih 150 poin. Menurut kalkulasi kami, kalau Bagus dan kawan-kawan bisa memenangkan dua balapan hors categorie (HC) tahun depan, sudah cukup untuk lolos Olimpiade," bilang Dadang Haries Poernomo, kepala pelatih tim balap sepeda Indonesia.(mainsepeda)

Foto: Kemenpora


COMMENTS