Olimpiade 2020 dan Giro d’Italia menjadi target besar Vicenzo Nibali pada musim depan. Bintang balap sepeda asal Italia tersebut berharap meraih sukses pada dua ajang sangat bergengsi tersebut. Bahkan, meskipun dia harus melewatkan Tour de France. 

Giro d'Italia 2020 akan dilangsungkan pada 9–31 Mei mendatang. Sedangkan cabang olahraga balap sepeda di Olimpiade 2020 di Tokyo, Jepang, bakal digelar pada akhir Juli hingga awal Agustus tahun depan.

“Saya telah memutuskan untuk menjadikan Giro diItalia sebagai target utama saya musim depan. Berikutnya, target saya adalah Olimpiade Tokyo,” bilang Nibali seperti yang dilansir Cyclingnews.

Nibali menambahkan, sejatinya Tour de France merupakan ajang persiapan yang pas menuju Olimpiade. Hanya saja jarak antara Tour de France 2020 dengan Olimpiade Tokyo hanya seminggu saja.

“Mengingat jaraknya hanya enam hari, ditambah lagi perjalanan yang panjang untuk sampai ke jepang, termasuk masalah perbedaan waktu, saya memilih melewatkan Tour de France, dan menargetkan Giro, kemudian Olimpiade,” jelasnya.

Nibali menamahkan, dirinya sudah berbicara dengan sejumlah pembalap Italia yang sudah uji medan Olimpiade 2020. Berdasarkan informasi tersebut, Nibali tahu bahwa rutenya akan sulit. Namun, sesuai dengan karakter balapannya yang doyan mendaki.

“Olimpiade adalah sesuatu yang istimewa. Bahkan untuk pengendara sepeda profesional. Siapa yang tidak ingin memenangkan medali Olimpiade? Ada sejarah, dan ini adalah event yang istimewa,” tuturnya.

Terkait Tour de France, Nibali menyatakan siap kembali membalap di ajang ini pada 2021 mendatang. Mungkin ia tak lagi muda, akan tetapi, Nibali masih berharap meraup kesuksesan di ajang ini.(mainsepeda)

Foto: Bettini Photo

Populer

EJJ 2026: Petualangan Bersepeda 1.500 km dari Timur ke Barat Dimulai!
EJJ 2026: Kena Dobel Kendala, Muhammad Suhud Harus Beli Ban sekaligus Smartphone Baru
Bentang Jawa 2025: Stephen Lane Juara! Pecah Rekor Finish Under 78 Jam
EJJ 2026: Lewat 33 Menit dari CoT, Machfud Ingin Remidi Tahun Depan
EJJ 2026: Akhirnya Zidan (Butuh) Tidur Juga
EJJ 2026: Dilema Bambang Hartana, antara ‘Tugas Negara’ dan Target Mengejar CoT di CP 2
EJJ 2026: Hanya Satu Peserta Gagal CoT di Cima Coppi
Ijen KOM 2024: Haritz Raja Ijen Tercepat, Maghfirotika Ratunya
EJJ 2026: Persiapan Matang, Debutan asal Singapura Yusran Yahya Ramaikan Persaingan Men 40 and Up
Sambut 'New Normal', Melbourne Bangun 40 KM Jalur Sepeda Baru