Resmi! Rohan Dennis Bikin Team Ineos Makin Perkasa

| Penulis : 

Rohan Dennis resmi bergabung dengan Team Ineos. Lewat rilis resmi, sang juara dunia time trial 2019 itu mengaku sangat bahagia. "Ini adalah impian saya sejak kali pertama menjadi pembalap profesional," kata pembalap Australia berusia 29 tahun tersebut.

Kelanjutan karir Dennis memang termasuk salah satu kabar paling ditunggu di arena WorldTour. Setelah dia berseteru dengan Tim Bahrain-Merida, lalu merebut gelar juara dunia TT menggunakan sepeda berbeda dengan tim tersebut.

Sekarang, dia sudah resmi punya "rumah." Team Ineos menjadi makin perkasa. Dennis akan bergabung dengan sejumlah superstar lain, seperti Chris Froome, Geraint Thomas, Egan Bernal, dan Michal Kwiatkowski.

"Memperhatikan dari jauh, saya selalu mengagumi tim ini, bahkan sejak tahun-tahun awal. Selalu menjadi target bagi saya untuk bergabung dengan tim ini. Jadi, akhirnya bisa memenuhi impian itu memberi perasaan brilian dan bangga luar biasa," ucapnya.

Dennis akan memulai debutnya bersama Team Ineos di Australia, Januari 2020 nanti. Kemungkinan besar di Tour Down Under, yang diselenggarakan di kota tempat kelahirannya, Adelaide.

Dan Dennis sudah tidak sabar. "Balapan di Australia selalu spesial, khususnya buat keluarga saya yang jarang melihat saya balapan. Akan terasa ekstra spesial membalap bersama Ineos di depan mereka," pungkasnya.

Setelah itu, Dennis disebut akan menarget Giro d'Italia, yang memiliki beberapa etape TT. Sekaligus menarget medali emas di Olimpiade Tokyo. 

Dalam sejarahnya, Dennis dikenal cukup rewel dalam hal pemilihan sepeda dan perlengkapan. Dave Brailsford, bos Team Ineos, mengaku pihaknya tidak khawatir.

"Rohan tahu apa yang dibutuhkan untuk menang. Kami bisa menyediakannya suasana di mana dia bisa mewujudkan ambisi-ambisi pribadinya. Sekaligus menunjukkan kepada pembalap-pembalap muda kami, apa saja yang harus dilakukan untuk meraih sukses di level tertinggi," ujarnya.

Tidak disampaikan, berapa panjang kontrak Dennis dan berapa nilainya. Saat di Bahrain-Merida, dia disebut mendapat bayaran 1,5 juta Euro per musim. Kabarnya, kontrak barunya lebih rendah dari itu, tapi ada bonus-bonus khusus bila Dennis mencapai target tertentu. (mainsepeda)

 

Populer

Tanjakan Seram, Khusus Cyclist Berpengalaman Saja
Daftar 20 Tim Peserta Tour de Banyuwangi Ijen 2025, Dari Eropa Hingga Tanah Air
Endurance 200 Km, Surabaya ke Telaga Ngebel
Bho_Loez Pontianak, Komunitas MTB Penakluk Rute Ekstrem di Kalbar
Review Sensah Empire Pro 12-Speed setelah 1.000 Km Plus (Seri 2)
Bianchi Merilis Sprint, Road Bike dengan Harga Terjangkau
Vingegaard Klaim Lebih Kuat dari Sebelumnya, Siap Rebut Gelar Tour de France 2026
Inilah yang Membuat Bentang Jawa 2024 Sangat Berkesan
Pompa Ban Anda sesuai Berat Badan
Kediri Dholo KOM 2024: Kisah di Balik Simpang Lima Gumul