Kabar buruk mengguncang dunia balap sepeda di Amerika Serikat, dan ikut menggetarkan arena dunia. Tour of California, satu-satunya ajang WorldTour di Negeri Paman Sam, telah diumumkan absen untuk 2020 nanti. Tidak tertutup kemungkinan, balapan itu akan hilang selamanya.

Selama 14 tahun, Tour of California telah menjadi ajang paling bergengsi di Amerika. Baik untuk balapan laki-laki maupun perempuan. Belakangan, balapan ini bahkan naik kelas menjadi berstatus “WorldTour.” Satu-satunya lomba level tertinggi di negeri itu.

Nama-nama besar telah meraih sukses di sini. Misalnya Peter Sagan, Mark Cavendish, Bradley Wiggins, Tejay van Garderen, Egan Bernal, dan terakhir Tadej Pogacar.

Sekarang, barisan profesional Amerika harus merana. Karena ini sudah penghujung 2019, nyaris tak mungkin ada balapan pengganti tahun depan.

Tidak dijelaskan secara spesifik kenapa, tapi masalah keuangan tampaknya adalah alasan utama. “Ini adalah keputusan yang sangat berat untuk dibuat. Namun, fundamental bisnis Tour of California telah berubah sejak kami meluncurkan lomba ini pada 14 tahun lalu,” kata Kristin Klein, presiden Tour of California dan executive vice president AEG Sports.

Klein melanjutkan, sambil “istirahat” pada 2020, pihaknya akan melakukan evaluasi lebih menyeluruh. Mencari cara supaya lomba ini bisa diluncurkan kembali pada 2021.

Dengan absennya Tour of California, maka balapan paling bergengsi di Amerika sekarang bertumpu pada Tour of Utah. Walau levelnya bukan WorldTour, lomba itu tetap dianggap bergengsi sekaligus menantang. Karena diselenggarakan di kawasan pegunungan dengan pemandangan spektakuler.

Di Amerika, belakangan memang lomba-lomba road race terus kesulitan berkembang. Biaya besar untuk menutup jalan disebut sebagai salah satu kendala utama. Di sisi lain, olahraga cycling terus berkembang, terbukti dengan menjamur dan melambungnya event-event mass participation. Seperti Dirty Kanza.

Dengan kenyataan ini, pihak federasi di sana (USA Cycling), benar-benar harus melakukan gerakan khusus. Bagaimana merawat lomba-lomba yang tersisa. Ini bukan hal mudah. Karena di Amerika, event-event olahraga biasanya 100 persen swasta, tanpa sedikit pun uang dari pemerintah. (mainsepeda)

 

Populer

EJJ 2026: Akhirnya Zidan (Butuh) Tidur Juga
EJJ 2026: Petualangan Bersepeda 1.500 km dari Timur ke Barat Dimulai!
EJJ 2026: Finish Strong 1.500 Km! John Boemihardjo Segel Podium Men 40 and Up untuk Kali Ketiga
EJJ 2026: Lepas Aerobar sejak di Blitar, Zidan Makin Melesat Menuju Finis di Surabaya
EJJ 2026: Three-Peat! Zidan Raih Gelar ’Sarjana S3 Ultra'
EJJ 2026 600 Km: Perjalanan Kaderisasi Calon Peserta 1.500 Km Dimulai
EJJ 2026 - 600 Km: Target Finis 48 Jam, Muhammad Faris Andalkan Manajemen Body Clock
EJJ 2026 - 600 Km: Cyclist Mix Prancis-Sunda Bawa Jimat Keberuntungan Multifungsi
EJJ 2026: Persaingan Sengit Podium Pair
EJJ 2026: Dilema Bambang Hartana, antara ‘Tugas Negara’ dan Target Mengejar CoT di CP 2