Misi pembinaan dilanjutkan tim UCI continental, Customs Cycling Indonesia (CCI). Rabu kemarin (28 Agustus), mereka mengirimkan pasukan junior untuk terbang ke Korea Selatan. Untuk berlaga di Tour de DMZ 2019, yang berlangsung mulai Jumat besok, 30 Agustus, hingga 3 September mendatang.

Lomba ini memang tercatat sebagai lomba level 2.Ncup UCI, Men Junior. Hanya boleh diikuti oleh pembalap berusia 17-18 tahun. Daftar pesertanya sangat kuat untuk kelas ini. Banyak tim nasional junior dari negara-negara Asia, bahkan Eropa dan Amerika Serikat, ikut berlaga.

Untuk Tour de DMZ ini, CCI menurunkan Lee Riant Arya Wibawa, Tri Mulandi, M. Rizky Agustin, Hidayat Lukman Firdaus, dan Adithia Alung Nugraha. Semua berusia di bawah 19 tahun.

“Sebagai tim yang fokus pada pembinaan, sangat perlu menurunkan tim junior CCI di lomba-lomba internasional. Agar mereka bisa mendapat pengalaman lebih baik dan menempa mental mereka untuk lebih percaya diri,” kata Mochammad Ircham, manager CCI.

Total ada 21 tim berlaga di Tour de DMZ. Tim CCI, yang turun menggunakan sepeda merek Wdnsdy, merupakan satu-satunya wakil Indonesia. Sepuluh negara yang mengirimkan tim nasional junior antara lain Kazakhstan, Tiongkok, Finlandia, Hongkong, Irlandia, Jepang, Malaysia, Srilanka, Thailand, dan Amerika Serikat.

Skuad yang diturunkan CCI ini berbeda dengan yang tampil di Tour de Indonesia 2019. Jadi, saat rekan-rekannya berlaga dari Borobudur hingga Bali, skuad junior ini sedang melakukan persiapan akhir. “Program intensif sudah dijalankan, berlanjut ke tapering sebelum berangkat ke Korea,” ujar Samai Amari, pelatih CCI.

Tour de DMZ ini diselenggarakan untuk tahun ketiga. Ini adalah balapan lima etape. Start di Goseong dan finis di Ganghwa. Tentu ada etape datar, ada etape menanjak.

Samai Amari (paling kiri) bersama pasukan junior Customs Cycling Indonesia (CCI) saat transit di bandar udara Suvarnabhumi, Bangkok, Thailand, Rabu, 28 Agustus.

Menurut Samai, untuk etape-etape yang “miring ke atas,” CCI akan menaruh harapan pada Tri, Rizky, dan Alung. Sedangkan untuk adu sprint, beban mengejar hasil jatuh pada Lee dan Firdaus.

Bagi CCI, Tour de DMZ Korea ini adalah even kelima mereka dalam kalender UCI 2019. Sebelumnya, mereka sudah mengikuti Le Tour de Filipinas, Tour de Langkawi, Tour de Iskandar Johor, dan Tour de Indonesia. (mainsepeda)

Daftar Tim Peserta Tour de DMZ 2019

1. Kazakhstan Junior National Team

2. Chinese Taipei Junior National Team

3. Finland Junior National Team

4. Hong Kong Junior National Team

5. Ireland Junior National Team

6. Japan Junior National Team

7. Malaysia Junior National Team

8. Sri Lanka Junior National Team

9. Thailand Junior National Team

10. USA Junior National Team

11. Arapahoe Hincapie P/B BMC Racing

12. Customs Cycling Indonesia

13. Cycling New South Wales

14. Japan Cycling Academy

15. Philippine National Developmental Team

16. Willebrord Wil Vooruit

17. Seoul Physical Education High School

18. Gangwon Physical Education High School

19. Yang Yang High School

20. Gyeonggi Do United Team

21. WCC Korea

Tour de DMZ 2019

Tanggal: 30 Agustus-3 September 2019

Total jarak: 510 km

Etape 1: Goseong – Inje jarak 79 km

Etape 2: Inje – Hwacheon jarak 113 km

Etape 3: Hwacheon – Yeoncheon jarak 128 km

Etape 4: Yeoncheon – Gimpo jarak 103 km

Etape 5: Ganghwa – Ganghwa 87 km

Populer

Tour de France 2026-Etape 21: Pogacar Raih Gelar Kelima, Van der Poel Menang di Paris
Tour de France 2026-Etape 20: Carapaz Menang di Alpe d'Huez, Pogacar Selangkah Lagi Juara
Benarkah Ban 25 Mm Lebih Cepat dari 23 Mm?
Lima Gelar Tour de France! Pogacar Masuk Klub Elite Balap Sepeda Dunia
Tour de France 2026: Pogacar Makin Dekat Gelar Juara Usai Pecah Rekor di Alpe d’Huez
Eddy Merckx Yakin Pogacar Bisa Menangkan Giro, Tour dan Vuelta Dalam Semusim
Tour de France 2026: Datang Tanpa Ekspektasi, Carapaz Pulang sebagai Raja Tanjakan
Cyclist Favorit: Vlogger Janu Joni Lahir dari Band Pop-Punk
Tour de France 2026-Etape 19: Pogacar Pecahkan Rekor Pantani di Alpe d’Huez
Lima Gelar Tour de France, Pogacar Kini Lebih Bahagia dan Makin Tenang