Bukan hanya Etape 19 yang dipangkas di Tour de France 2019. Etape 20 sebagai penentu Sabtu ini (27 Juli) juga menjadi “korban” cuaca buruk. Seharusnya berlangsung 130 km, panitia akhirnya memangkas lebih dari separo, menyisakan hanya 59 km.

Meski demikian, etape ini tetap berakhir dengan tanjakan sangat panjang, yaitu 33,4 km menuju ski resort tertinggi di Eropa: Val Thorens.

Peloton tetap memulai lomba di Albertville, tapi mengambil jalan pintas ke kaki tanjakan Val Thorens. Cuaca buruk mengancam terjadinya longsor yang bisa membahayakan peloton di tengah-tengah rute sebelumnya.

Dengan demikian, persaingan memperebutkan juara overall berlangsung jauh lebih cepat. Kemungkinan lebih panas. Sekarang praktis “sprint menanjak” ke Val Thorens sejak start.

Egan Bernal (Team Ineos) sekarang memakai yellow jersey, dan hanya perlu bertahan 59 km untuk meraih gelar juara yang diimpikan semua pembalap profesional di dunia! (mainsepeda)

 

 

Populer

7 Asupan Carbo Loading Khas Madiun yang Wajib Dicoba buat Peserta KAI Ngebel KOM 2026
Tour de France 2026: UCI Pertahankan Tes Doping Dini Hari Meski Panen Kritik
Tour de France Terapkan Tes Anti-Doping Massal, Semua Pembalap Diperiksa ITA
Eddy Merckx Yakin Pogacar Bisa Menangkan Giro, Tour dan Vuelta Dalam Semusim
Florian Lipowitz Cedera dan Harus Tinggalkan Tour de France 2026
Tour de France 2026-Etape 21: Pogacar Raih Gelar Kelima, Van der Poel Menang di Paris
Strategi B2C Magetan Menaklukkan KAI Ngebel KOM 2026: Cukup Gowes Happy
Para Cyclist Mancanegara Terjun di KAI Ngebel KOM 2026, Tertarik Lanskap Madiun-Ponorogo
Tour de France 2026-Etape 16: Evenepoel Tercepat di ITT, Pogacar Pertahankan Jersey Kuning
Ini Dia Hasil Resmi Bentang Jawa 2025