Wout van Aert (Visma-Lease a Bike) mengaku telah kembali ke performa terbaiknya setelah tampil dominan di Tour of Denmark 2026.

Tiga kemenangan etape dan gelar juara umum menjadi modal berharga bagi pembalap Belgia itu untuk menghadapi dua target utama pada akhir musim, yakni Vuelta a España 2026 dan Kejuaraan Dunia Balap Sepeda di Kanada.

Kepercayaan diri Van Aert meningkat setelah menunjukkan performa impresif di Denmark. Van Aert kini membidik hasil maksimal di Vuelta a España yang akan dimulai di Monaco pada 22 Agustus, sebelum melanjutkan perjuangannya di Kejuaraan Dunia yang berlangsung di Montreal, Kanada.

Meski harus bersaing dengan juara bertahan dua kali Tadej Pogacar serta rekan senegaranya, Remco Evenepoel, Van Aert menegaskan dirinya tetap memiliki peluang untuk meraih gelar juara dunia.

"Tadej dan Remco adalah tipe pembalap yang berbeda dengan saya. Lintasannya memang sangat berat dan selalu berada di batas kemampuan saya. Namun saya pernah finis kedua di Montreal. Jika saya berada dalam kondisi terbaik, saya yakin tetap memiliki peluang. Saya sama sekali tidak merasa tanpa kesempatan dan karena itu saya ingin mencobanya," ujar Van Aert, Senin (3/8).

Kejuaraan Dunia Balap Sepeda 2026 akan menempuh jarak 272 kilometer dengan total tanjakan mencapai 3.803 meter dalam 12 putaran di kawasan Mount Royal, Montreal. Rute tersebut diprediksi lebih menguntungkan bagi pembalap spesialis tanjakan seperti Pogacar dan Evenepoel.

Meski demikian, Van Aert memiliki catatan positif di Montreal. Pada 2022, ia finis di posisi kedua setelah kalah sprint dari Pogacar pada lintasan yang saat itu berjarak sekitar 50 kilometer lebih pendek dibanding rute tahun ini.

Ajang di Kanada juga akan menjadi penampilan pertama Van Aert pada lomba road race Kejuaraan Dunia sejak 2023. Saat itu ia finis sebagai runner-up di belakang Mathieu van der Poel. Sebelumnya, ia juga meraih posisi kedua di Imola dan finis keempat di Wollongong.

Van Aert absen dalam dua edisi terakhir Kejuaraan Dunia. Pada 2024 ia mengalami kecelakaan saat tampil di Vuelta a España, sedangkan pada 2025 memilih tidak mengikuti balapan demi menjaga kondisi fisiknya setelah menjalani musim yang padat.

Sebelum menuju Kanada, Van Aert akan lebih dulu fokus pada Vuelta a España 2026. Ia menargetkan kemenangan etape sekaligus berusaha mengenakan jersey merah pemimpin klasemen sejak etape pembuka melalui nomor individual time trial sejauh sembilan kilometer.

"Ya, tentu saja. Saya ingin finis sedekat mungkin dengan posisi terdepan sejak awal," kata Van Aert.

Menurutnya, lintasan time trial yang relatif pendek membuat posisi berkendara tidak terlalu menentukan. Hal itu menjadi keuntungan karena ia masih beradaptasi setelah pulih dari cedera siku.

"Ini time trial yang pendek sehingga posisi di atas sepeda tidak terlalu krusial. Itu menguntungkan saya karena akibat peradangan pada siku, saya hampir tidak bisa berlatih menggunakan sepeda time trial. Menopang tubuh di setang masih membuat saya kesakitan. Namun kami akan bekerja keras untuk memperbaikinya dalam beberapa pekan ke depan," ujarnya.

Van Aert juga menilai pekan pertama Vuelta menawarkan banyak peluang untuk meraih kemenangan etape.

"Seluruh pekan pertama terlihat menarik. Kami akan memburu kemenangan etape karena ada banyak kesempatan," katanya.

Pada penampilan perdananya di Vuelta a España pada 2024, Van Aert berhasil memenangi tiga etape dan sempat memimpin persaingan klasemen poin. Namun, ia terpaksa mengakhiri balapan lebih cepat setelah mengalami kecelakaan pada etape ke-16. (mainsepeda)

Populer

Setahun Berdiri, Lollipop Cycling Club Makin Rajin Ikut dan Bikin Event Gowes
Bagaimana Merakit Sepeda Weight Weenie alias Super Ringan
Ayip Rizal dan Dian Erliyani Raih Lanterne Rouge KAI Ngebel KOM 2026: Tetap Bangga!
Tadej Pogacar Dipastikan Tampil di Vuelta a España 2026
Cyclist Kategori 21 and Under Debut di KAI Ngebel KOM 2026, Siap Berebut Podium!
7 Asupan Carbo Loading Khas Madiun yang Wajib Dicoba buat Peserta KAI Ngebel KOM 2026
Van Aert Siap Tantang Pogacar dan Evenepoel di Kejuaraan Dunia 2026
Kartini Day Gowes dengan Kebaya
Peserta Disambut Tari Kabasaran di Danau Linow
Terpikat Telaga Ngebel, Cyclist Sebut Race Village KAI Ngebel KOM Salah Satu yang Terbaik