Tim Merlier kembali menunjukkan dominasinya sebagai salah satu sprinter tercepat di Tour de France 2026. Pembalap Soudal-QuickStep tersebut sukses memenangi sprint pada etape 12 yang berakhir di Chalon-sur-Saône, sekaligus mencatat kemenangan ketiganya di Tour de France 2026.
Keberhasilan tersebut menjadi jawaban atas kegagalannya meraih kemenangan pada etape sebelumnya di Nevers.
Kali ini, Merlier tampil lebih tenang dan mampu membaca jalannya sprint dengan sempurna hingga melesat lebih dulu saat memasuki garis finis pada Kamis (16/7).
Persaingan di kilometer terakhir berlangsung sengit. Milan Fretin dari Cofidis bersama Jasper Philipsen dari Alpecin-Premier Tech memulai sprint sekitar 200 meter menjelang finis.
Namun, Merlier memanfaatkan celah yang terbuka dengan berpindah dari roda Fretin sebelum melancarkan akselerasi yang tidak mampu diimbangi para pesaingnya.
Mads Pedersen dari Lidl-Trek, yang memulai sprint sejajar dengan Merlier, gagal mempertahankan kecepatannya dan harus puas finis di posisi kesembilan.
Baca Juga: Tour de France 2026-Etape 11: Søren Wærenskjold Menang Sprint dan Pecahkan Rekor Kecepatan
Baca Juga: Tour de France 2026-Etape 10: Pogacar Menang Lagi, Jarak dengan Vingegaard Makin Melebar
Meski demikian, Pedersen masih berada di jalur yang kuat untuk mempertahankan peluang merebut jersey hijau sebagai pemuncak klasemen poin.
Sementara itu, Olav Kooij dari Decathlon CMA CGM dan Biniam Girmay dari NSN mencoba melakukan serangan dari sisi luar rombongan menjelang garis finis. Upaya tersebut belum cukup untuk menyalip Merlier.
Kooij akhirnya finis di posisi kedua setelah unggul tipis atas Philipsen yang berada di peringkat ketiga. Girmay menempati posisi keempat, disusul Fretin di urutan kelima.
Merlier mengaku belajar dari pengalaman pada etape sebelumnya yang membuatnya kehilangan peluang meraih kemenangan. Ia memilih tampil lebih fokus dalam menentukan posisi menjelang sprint terakhir.
"Hari sebelumnya juga berlangsung sulit. Hari ini saya benar-benar fokus kepada para pembalap yang berada di rombongan depan kemarin. Itulah alasan saya sempat terjebak posisi. Kali ini saya berusaha tetap berada di depan mereka," ujar Merlier usai balapan.
"Saya menemukan ruang untuk menyerang, menenangkan diri, lalu kembali meluncurkan sprint. Saya tahu karakter finis seperti ini sangat cocok untuk saya," imbuh pembalap Belgia tersebut.
Baca Juga: Tour de France 2026-Etape 9: Van der Poel Menang Sprint, Pogacar Tetap Kuasai Jersey Kuning
Baca Juga: Tour de France 2026-Etape 8: Tim Merlier Menang Sprint Lagi dan Dekati Jersey Hijau
Di sisi lain, pemimpin klasemen umum (GC) Tadej Pogacar (UAE Team Emirates XRG) berhasil menghindari insiden yang terjadi pada sprint massal. Pembalap asal Slovenia tersebut tetap mempertahankan jersey kuning sebagai pemuncak klasemen Tour de France 2026. (mainsepeda)