Tadej Pogacar menunjukkan statusnya sebagai salah satu pembalap terbaik dunia usai memenangi etape pegunungan pertama Tour de France 2026, Senin (6/7/2026). Pembalap UAE Team Emirates-XRG itu finis terdepan di puncak Les Angles sekaligus merebut jersey kuning sebagai pemimpin klasemen umum (GC).

Pogacar mengamankan kemenangan setelah melancarkan akselerasi panjang pada ratusan meter terakhir menuju garis finis. Serangan eksplosif tersebut membuat Jonas Vingegaard (Visma-Lease a Bike) tidak mampu memberikan respons hingga akhirnya harus puas finis dua detik di belakang rival utamanya.

Posisi ketiga menjadi milik Richard Carapaz (EF Education-EasyPost), sementara rombongan pembalap lain tiba secara terpisah setelah menjalani etape berat yang dipenuhi tanjakan dan cuaca panas ekstrem.

Kemenangan ini menjadi kemenangan etape kedua secara beruntun bagi UAE Team Emirates-XRG, sekaligus kemenangan etape ke-22 Pogacar sepanjang kariernya di Tour de France.

Etape yang menandai kembalinya balapan ke wilayah Prancis tersebut menghadirkan hampir 4.000 meter elevasi. UAE Team Emirates-XRG tampil dominan sejak pertengahan lomba dengan mengontrol tempo peloton untuk memastikan peluang kemenangan tetap terbuka.

Baca Juga: Tour de France 2026-Etape 2: Del Toro Menang, Vingegaard Pertahankan Jersey Kuning

Baca Juga: Tour de France 2026-Etape 1: Visma-Lease a Bike Menang TTT, Vingegaard Rebut Jersey Kuning

Upaya Alex Baudin yang menjadi pembalap terakhir dari kelompok breakaway akhirnya berakhir setelah berhasil dikejar peloton sesaat setelah melewati pendakian Col de la Calvaire.

Meski gagal mempertahankan keunggulan hingga finis, pembalap EF Education-EasyPost itu tetap membawa pulang jersey polkadot sebagai pemimpin klasemen raja tanjakan.

Memasuki tanjakan terakhir menuju Les Angles, UAE Team Emirates-XRG kembali memperlihatkan kekuatan kolektifnya. Isaac del Toro, pemenang etape kedua, memimpin irama balapan dengan kecepatan tinggi hingga sekitar 300 meter menjelang finis.

Setelah Del Toro menyelesaikan tugasnya, Pogačar langsung melancarkan sprint panjang yang tidak mampu diimbangi para pesaing. Bahkan Vingegaard yang terus mengawal dari belakang tidak sanggup mengejar laju pembalap asal Slovenia tersebut.

Baca Juga: Rute Tour de France 2026 Hadirkan Dua Kali Finis Alpe d'Huez

Berkat kemenangan etape dan bonus waktu yang diraih, Pogacar kembali mengambil alih posisi teratas klasemen umum (GC) Tour de France 2026.

Pogacar mengakui keberhasilannya tidak lepas dari kerja keras seluruh rekan setim, terutama Isaac del Toro yang membuka jalan pada tanjakan terakhir.

"Semua ini terjadi berkat Isaac hari ini. Dia memberi saya tenaga tambahan di bagian akhir karena memberikan lebih dari 100 persen kemampuannya saat memimpin di tanjakan terakhir. Sebenarnya, di tengah balapan kami memutuskan untuk mengejar kemenangan etape dan saya sangat senang kami memulai Tour de France dengan cara seperti ini. Finis hari ini benar-benar luar biasa," katanya usai balapan.

Sang juara dunia itu menegaskan, UAE Team Emirates-XRG memanfaatkan kondisi tim yang sedang berada dalam performa terbaik untuk terus menekan para rival.

"Ketika tim merasa sangat kuat seperti hari ini, kami harus memanfaatkan kesempatan itu. Kami memberikan segalanya dan akhirnya berhasil meraih kemenangan," ujarnya.

Pogacar juga mengaku bangga kembali mengenakan yellow jersey, simbol pemimpin klasemen umum Tour de France.

"Mengenakan yellow jersey adalah impian setiap pembalap sepeda. Setiap kali saya berhasil memakainya, momen itu selalu terasa sangat istimewa. Saya tidak tahu berapa lama bisa mempertahankannya, tetapi saya ingin menikmati setiap momennya," tutur Pogcar. (mainsepeda)

Populer

Tour de France 2026-Etape 2: Del Toro Menang, Vingegaard Pertahankan Jersey Kuning
Tour de France 2026-Etape 3: Pogacar Menang dan Rebut Yellow Jersey
Tanjakan 20 Persen Lebih, Oscar Rodriguez Kejutkan Semua Orang
Giro d’Italia 2018: Debut Sepeda dan Aksesori Baru
Tour de France 2026-Etape 1: Visma-Lease a Bike Menang TTT, Vingegaard Rebut Jersey Kuning
Antangin Bromo KOM 2025: Saatnya Pejuang Pantang Tumbang Beraksi!
Nggravel Blitar 2025: Mengundang Cyclist Perempuan Penasaran Asyiknya Surga Off-Road Blitar
Ayo Gowes ke Merauke Bareng Komunitas ABM
Colnago C64; Makin Modern, Masih Tradisional
Julian Alaphilippe Solo Victory dan Rebut Polkadot