Mainsepeda telah menetapkan Kantor Bupati Blitar di Kanigoro sebagai lokasi start Nggravel Blitar 2026 yang digelar pada 19 April mendatang. Sementara itu, kompleks Candi Penataran akan dipusatkan untuk lokasi finisnya. 

Pemilihan kedua lokasi tersebut untuk memperkenalkan potensi wisata sekaligus lokasi ikonik di Blitar Raya, terutama Kabupaten Blitar. "Hal ini selalu menjadi tujuan kami, bahwa event Mainsepeda harus membantu memperkenalkan sport-tourism di kota digelarnya acara," kata perwakilan Mainsepeda, Donny Rahardian. 

Kantor Bupati Blitar di Kanigoro sebelumnya adalah titik akhir pada penyelenggaraan event Nggravel Blitar 2025. Kawasan tersebut tak hanya dimanfaatkan sebagai pusat administrasi pemerintahan, tapi terdapat pula ruang publik yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. 

Baca Juga: Komunitas Lokal Antusias Sambut Nggravel Blitar 2026

Di sisi lain, Candi Penataran merupakan candi Hindu terbesar di Jawa Timur. Peninggalan Kerajaan Kediri hingga masa Majapahit. Terletak di lereng Gunung Kelud, Blitar, situs bersejarah ini menjadi daya tarik wisatawan di sana. 

Nggravel Blitar akan memasuki edisi keduanya. Tahun lalu, panitia memperkenalkan rute off-road yang menantang sekaligus indah yang jarang dieksplorasi sebelumnya. Dirancang dengan variasi jalur yang sangat beragam: single dan double track, jalur di tengah perkebunan nanas yang indah, hingga segmen sungai lahar Gunung Kelud. 

Tahun ini, kompleksitas rutenya tidak banyak berbeda. Yang membedakan adalah pihak penyelenggara telah memperkenalkan kategori race dengan rute 100 Km dan elevation gain (EG) sekitar 1.000 meter. 

Kategori race akan dibagi menjadi dua jenis kompetisi berdasarkan jenis sepeda, Gravel Bike (Drop Bar) dan MTB (flat bar). Masing-masing kategori akan mempertandingkan lima kelompok umur. Men 34 and Under, Men 35-44, Men 45 and Up, Women 29 and Under, dan Women 30 and Up. 

Meskipun demikian, Mainsepeda juga tetap menyediakan kategori non-race dengan jarak 80 Km. Kategori ini diperuntukkan bagi mereka yang ingin menikmati rute sekaligus berwisata bersepeda di Blitar. 

"Waktu start untuk kategori race dan non-race nantinya akan dipisah. Detailnya akan diinformasikan lebih lanjut," sambung Donny. 

Baca Juga: Enam Tahun Konsisten, Komunitas Vespa pun Ikut Meramaikan Baksos Kurir Kebikean

Seperti event-event Mainsepeda sebelumnya, panitia menyediakan beberapa lokasi check point yang dapat dimanfaatkan untuk mengisi suplai, menyediakan makanan-minuman, serta dukungan mekanik. 

Para peserta hanya boleh menggunakan sepeda Gravel Bike (Drop Bar) dan MTB (flat bar). Dilarang memakai sepeda bertenaga listrik atau e-Bike. Demi kenyamanan, Mainsepeda juga merekomendasikan penggunaan ban sepeda dengan lebar 40 mm atau lebih. 

Bagi yang berminat, pendaftaran Nggravel Blitar 2026 dapat dilakukan melalui Mainsepeda App. (Mainsepeda) 

Populer

Paul Seixas Juara Il Lombardia 2026, Jadi Pemenang Termuda dalam Sejarah
2 Peserta Tercepat Kategori Non-Competitive, Ada Alasan Untuk Ngebut
Tour of Guangxi 2026-Etape 2: Frits Biesterbos Kalahkan Paul Magnier
Il Lombardia 2026: Tanpa Pogacar, Siapa yang Berpeluang Menjadi Juara?
Kejutan Besar, Bart Vreugdenhil Finis Terdepan Nggravel Glenmore 2026
Persembahan Medali Nggravel Glenmore 2026 untuk Mendiang Sahabat Terbaik
Glenmore, The Real Gravel
Tour of Guangxi 2026-Etape 1: Paul Magnier Menang Sprint di Chongzuo
Nggravel Glenmore 2026 Digeber, 400 Cyclist Taklukkan Unbound-nya Indonesia!
Tour de Surakarta 2026 Comeback, Pecahkan Rekor Peserta