Malang Century Journey 2025 Start, Azrul Ananda: Selamat Menikmati Rute ‘Lucu’ yang Telah Menanti

Malang Century Journey 2025 resmi bergulir Minggu pagi, 30 November 2025. Sebanyak 622 cyclist memulai start tepat pukul 06.00 WIB di Balai Kota Malang.

Uniknya, sebelumnya start, di tempat yang sama ada pelepasan event lari. Ini menunjukkan event olahraga -terutama yang berkonsep sport tourism- di Kota Malang.

Sebelum pelepasan start peserta Malang Century Journey 2025, Founder Mainsepeda, Azrul Ananda kembali mengingatkan peserta pentingnya menjaga keselamatan dan tidak terburu-buru, mengingat event ini mengusung format nonkompetitif.

“Tolong, saling menjaga dan komunikasi karena di sini ada berbagai macam sepeda. Saling mengingatkan juga kalau ada kendala di jalan,” buka Azrul. 

Selepas start, para cyclist akan dikawal oleh personel kepolisian hingga mencapai kilometer 9. Barulah setelah itu, peserta dilepas menuju check point (CP) 1 di Kantor Desa Jambesari.

“Setelah start, tidak sampai 20 kilometer kita sudah sampai segmen yang ditunggu tim media karena akan masuk ke rute yang ‘lucu’. Nanti, tingkah teman-teman akan jadi materi utama video kami di YouTube,” kata Azrul.

Baca Juga: Malang Century Journey 2025: Berjuang Pasca Cedera, Alumnus DBL All-Star Debut di Event Mainsepeda

Di Malang Century Journey 2025 ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang Erik Setyo Santoso juga ikut turun. Erik memang selama ini termasuk pejabat yang rutin mengikuti event-event Mainsepeda.

Dalam sambutannya sebelum start, Erik berpesan kepada seluruh cyclist agar bisa menikmati keindahan alam dan kuliner yang tersaji di Kota Malang, maupun Malang Raya.

“Sepanjang jalan, banyak kuliner yang bisa dinikmati, mulai soto, rawon, pecel, dan macam-macam. Semoga semua juga bisa menikmati indahnya suasana pagi,” tutur Erik.

Di kesempatan itu ia juga mengucapkan terima kasih pada Azrul Ananda yang akhirnya mau "dibujuk" untuk membuat event-event di Kota Malang. "Saya sudah lama meminta beliau (Azrul Ananda) untuk bikin event di Kota Malang. Sebab event-event yang beliau create bersama Mainsepeda kan terbukti memiliki impact untuk kota tuan rumahnya," kata Erik.

Erik memastikan Pemkot Malang dan jajaran sangat mendukung kegiatan-kegiatan positif, terutama yang membuat orang aktif bergerak seperti Malang Century Journey 2025. "Kami siap menyambut, mengawal, mendampingi, dari start sampai finis," ujarnya.


Erik Setyo Santoso (tengah) bersama Azrul Ananda (dua dari kiri) serta perwakilan jajaran Forkompimda Kota Malang.

Antusiasme juga terlihat dari para peserta, baik yang datang dari Malang maupun luar kota.

Sebelum memulai bersepeda, mereka terlebih dulu melakukan pengecekan sepeda serta menikmati refreshment yang sudah disediakan oleh panitia.

Salah satunya Anang Surahmat, peserta dari Jember. Ia mengaku tidak memiliki target khusus yang ingin dicapai dalam gelaran ini.

“Yang terpenting, finis under CoT (cut off time), sehat, bahagia, selamat. Harapannya, pesertanya bisa lebih asyik, cuacanya mendung-mendung syahdu, atau gerimis sedikit juga oke,” ujarnya.

Baca Juga: Malang Century Journey 2025: Diikuti 600 Lebih Cyclist, Jadi Ajang Gathering di Penghujung Tahun

Begitu pula dengan Fitra Hudi Aris Kurniawan, cyclist asal Surabaya. Dirinya berharap agar perjalanannya bisa berlangsung tanpa hambatan, mengingat momen ini sudah begitu dinantikan.

“Sebenarnya, saya sudah tungguin event yang di Trenggalek (TGX). Tapi karena adanya di Malang, jadi ikut yang di sini saja. Mudah-mudahan enggak ada kendala di sepeda dan cuaca bagus,” ucap Fitra.

Malang Century Journey 2025 merupakan event kolaborasi antara Mainsepeda dan Pemerintah Kota Malang. Seluruh peserta akan memulai start di Balai Kota Malang pada Minggu, 30 November 2025, pukul 06.00 WIB. Para cyclist akan melewati rute sepanjang kurang lebih 162 kilometer dengan total elevation gain (EG) sekitar 1.200 meter.(*)


COMMENTS