Thymen Arensman (Ineos Grenadiers) sukses mencuri perhatian dengan penampilan solonya yang gemilang di etape ke-14 Tour de France pada Sabtu, 19 Juli 2025. Ia finis terdepan di puncak Superbagneres yang terkenal "ganas". Kemenangan ini juga mengembalikan rekor Ineos Grenadiers di Tour de France. Sebelumnya, kemenangan terakhir "The British Super Team" terjadi pada 2023 silam. 

"Wow, saya tidak dapat mempercayainya," kata Arensman. "Datang di Tour pertama saya, saya hanya ingin merasakan semua hal. Saya mencoba bersabar di pekan pertama hingga menunggu etape pegunungan. Dan kemudian saya mendapatkan peluang ini. Pengalaman saya sejauh ini luar biasa."

Di belakang Arensman, pertarungan sengit antara dua raksasa, Tadej Pogacar (UAE Team Emirates XRG) dan Jonas Vingegaard (Team Visma–Lease a Bike), tak kalah memanas. Keduanya sejak awal etape sudah terlibat aksi saling serang, hingga menekan Arensman hingga garis finis.

Meskipun demikian, baik Pogacar maupun Vingegaard gagal mengejar Arensman. Tapi pembalap Slovenia kembali menunjukkan dominasinya di sprint akhir. Ia mengamankan posisi kedua etape dan unggul empat detik dari Vingegaard yang finish di peringkat ketiga. 

Dengan hasil ini, Pogacar semakin kokoh di puncak klasemen umum (GC) dengan keunggulan 4 menit 13 detik dari Vingegaard. Sementara itu, Florian Lipowitz (Soudal-Quickstep) masih berada di posisi ketiga, terpaut jauh yakni 7 menit 53 detik. 

"Hari ini mungkin salah satu etape pegunungan terberat yang pernah saya jalani," ujar Vingegaard.  

Spekulasi sempat merebak mengenai taktik aneh Visma Lease a Bike yang menempatkan Sepp Kuss dan Simon Yates di rombongan breakaway awal. Namun, Vingegaard buru-buru menepis dugaan tersebut. "Pada dasarnya, kami ingin memenangkan etape. Kami ingin mencoba memenangkan etape dengan salah satu dari mereka." 

Etape 15 akan menggelar balapan bertipikal perbukitan sebelum jeda sehari menuju pekan ketiga pada Senin, 21 Juli. (Mainsepeda) 

Results powered by FirstCycling.com

Populer

Berburu Momen Terbaik di Bromo KOM 2026? Tenang, Puluhan Fotografer Siap Rekam Aksi Peserta
Herbana Konsisten Jadi Title Partner Bromo KOM Challenge
EJJ 2026: No Team Order, Dua Cyclist Wdnsdy JB dan Joko Bersaing Ketat Berebut Takhta Men 40 and Up
Brompton X Chpt3 Titanium, Hanya 10,3 Kilogram
Bentang Jawa 2025: Stephen Lane Juara! Pecah Rekor Finish Under 78 Jam
Mads Pedersen Pernah Gagal di Sepak Bola dan Bulu Tangkis
Bromo KOM 2026: KHCC Singapura Berbanyak Latihan Indoor, Depok Loops ke Cemoro Sewu
Giro d’Italia 2026-Etape 20: Jonas Vingegaard di Ambang Juara Overall
Brompton Explore, Senjata Baru untuk Penggemar Turing
Sukses Tampil di EJJ 600 Km, Nandy Syafiek Ingin Naik Kelas 1.500 Km Tahun Depan