Kemenangan Remco Evenepoel (Soudal-QuickStep) di etape 5 Tour de France pada Rabu (9/7) bukan kabar mengejutkan. Malah terkesan biasa saja. Banyak pihak yang sudah memprediksi sebelumnya. Pembalap Belgia itu adalah pembalap Time Trial (TT) terbaik di dunia saat ini. Rekornya musim lalu ialah mengawinkan gelar Juara dunia sekaligus medali emas Olimpiade. Pencapaian yang akan sulit dilewati pembalap-pembalap lain saat ini.

Dengan performa prima, Evenepoel sukses merebut kemenangan di balapan Individual Time Trial (ITT) dengan melibas rute 33 Km di Caen dalam waktu 36 menit 42 detik. Lebih cepat 16 detik dari Tadej Pogacar (UAE Team Emirates-XRG), serta 33 detik dari pembalap spesialis TT Visma Lease a Bike, Eduardo Affini. 

Affini hampir sepanjang hari memimpin catatan waktu balapan ketika Ia start di awal sesi. Namun, posisinya tergeser oleh Evenepoel. Bintang Belgia itu sempat tertinggal di dua time check pertama. Ia lantas bangkit memperbaikinya catatan waktunya sebelum keluar sebagai pemenang etape.

"Saya mendorong dengan cukup stabil, setiap bagian tanjakan sedikit saya dorong lebih keras daripada turunan. Tapi saya pikir poin terkuat saya adalah saya menjaga kecepatan yang sama di akhir seperti di 10 km pertama. Jadi saya pikir itu benar-benar meningkatkan kecepatan saya," jelas Evenepoel. 

Pogacar sukses merebut posisi pemimpin GC usai finish sebagai runner up etape 5 Tour de France 2025. 

Meskipun demikian, bintang panggung utamanya tetap milik Tadej Pogacar. Pembalap 26 tahun itu sukses merebut 'jersey kuning' dari tangan Mathieu van der Poel, meski hanya finis runner up di balapan etape 5. Pogacar kini unggul 42 detik dari Evenepoel di papan klasemen GC. Di peringkat ketiga, terdapat pembalap tuan rumah Kevin Vauquelin (Arkéa-B&B Hotels) dengan selisih 59 detik dari Pogacar. 

"Saya senang bagaimana berkendara hari ini. Berada 17 detik di belakan juara dunia dan peraih medali emas Olimpiade, tentu saya senang. Tapi kebahagian saya untuk hari ini segera berlalu karena kami harus tetap fokus dengan bergulirnya Tour de France," kata Pogacar.

Hari yang cukup sulit dialami oleh Jonas Vingegaard (Visma-Lease a Bike). Pembalap Denmark ini harus kehilangan waktu 1 menit 5 detik dari Pogacar. Hal ini jadi pukulan telak dalam usaha memperebutkan posisi GC melawan Pogacar. Vingegaard harus puas turun ke peringkat keempat dan tertinggal akumulasi waktu 1 menit 13 detik dari pemimpin GC, Pogacar. (Mainsepeda) 

Results powered by FirstCycling.com

Populer

Zidan Nouval Juara Bentang Jawa 2026, Kawinkan Gelar Ultra-Cycling 1.500 Km
Peserta Tertua dan Termuda Bentang Jawa 2026 Terpaksa DNF di Hari Kedua
Renewi Tour 2026-Etape 2: Philipsen Dominan di Ardooie dan Rebut Puncak GC
Pogacar Siap Dominasi Vuelta a España 2026, UAE Ungkap Kunci Persiapannya
Ini Dia Hasil Resmi Bentang Jawa 2025
Renewi Tour 2026-Etape 1: Dramatis, Jonathan Milan Menang Photo Finish
Bentang Jawa 2025: Stephen Lane Juara! Pecah Rekor Finish Under 78 Jam
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
Nostalgia Jalur Gravel EJJ, Wisli Sagara dan Ilmiawan Auwalin Siap Comeback ke Glenmore
Pompa Ban Anda sesuai Berat Badan