Kaden Groves punya misi mempertahankan gelar juara points classification di Vuelta a Espana musim ini. Dan pembalap Alpecin-Deceuninck ini mengawalinya dengan sangat positif. 

Groves memenangi balapan etape 2 pada Minggu, 18 Agustus 2024. Hasil ini membuatnya mendapatkan 50 poin. Plus tambahan 15 poin saat adu sprints di daerah Alobaca. Akumulasinya menjadi 65 poin. Jumlah itu sudah cukup menghantarkannya di puncak klasemen points. Menggusur cyclist UAE Team Emirates, Brandon McNulty.

Edoardo Affini dari Visma Lease a Bike memulai sprint dengan peloton besar pada kilometer terakhir. Ia berniat memberikan jalan kemenangan bagi rekan setimnya, Wout van Aert. Namun, rencana tersebut dirusak Groves. Pembalap Australia merebut kemenangan di depan mata Van Aert dengan sprint yang sempurna. Van Aert pun harus puas duduk di posisi kedua. Dan podium terakhir menjadi pembalap Australia lainnya, Corbin Strong. 

Baca Juga: Tour de Pologne 2024: Klise! Vingegaard Juara Tanpa Diwarnai Kemenangan

"Ini kemenangan yang sangat bagus. Saya datang dengan motivasi yang super tinggi. Terima kasih kepada rekan-rekan setim yang tampil kuat hari ini," ungkap Groves. 

Meskipun gagal menang, Van Aert berhak atas jersey merah atau maillot rojo di balapan selanjutnya. Pembalap Belgia ini memimpin sementara klasemen general classification (GC). Bonus waktu 6 detik karena meraih posisi kedua membuatnya menggeser posisi McNulty dari pemuncak klasemen GC. Cyclist UAE Team Emirates ini turun di lis runner up dengan perbedaan 3 detik. Sedangkan, Mathias Vacek berada di lis ketiga tertinggal 5 detik. 

Etape 3 masih akan berada di wilayah Portugal. Rute balapan akan dimulai dari Lousa menuju Castelo Branco dengan jarak 191,5 Km. Balapan ini berkarakteristik lintasan hilly. Artinya baik Groves maupun Van Aert berpeluang kembali naik podium. (Mainsepeda)

Results powered by FirstCycling.com

Populer

EJJ 2026: Akhirnya Zidan (Butuh) Tidur Juga
EJJ 2026: Lepas Aerobar sejak di Blitar, Zidan Makin Melesat Menuju Finis di Surabaya
EJJ 2026: Three-Peat! Zidan Raih Gelar ’Sarjana S3 Ultra'
EJJ 2026: Petualangan Bersepeda 1.500 km dari Timur ke Barat Dimulai!
EJJ 2026 - 600 Km: Cyclist Mix Prancis-Sunda Bawa Jimat Keberuntungan Multifungsi
EJJ 2026: Kena Dobel Kendala, Muhammad Suhud Harus Beli Ban sekaligus Smartphone Baru
EJJ 2026: Hanya Satu Peserta Gagal CoT di Cima Coppi
EJJ 2026: No Team Order, Dua Cyclist Wdnsdy JB dan Joko Bersaing Ketat Berebut Takhta Men 40 and Up
EJJ 2026: Dilema Bambang Hartana, antara ‘Tugas Negara’ dan Target Mengejar CoT di CP 2
Update EJJ 2025 1.500 Km: Segmen Tanjakan Pacitan-Trenggalek Kejam