Tadej Pogacar (UAE Team Emirates) kian perkasa menggenggam maglia rosa Giro d’Italia 2024. Pembalap Slovenia itu kian kukuh di puncak general classification setelah memenangi etape ketujuh yang melombakan individual time trial (ITT) Jumat waktu setempat (10/5).

Menempuh jarak 40,6 km, termasuk tanjakan kategori empat yang ada di akhir rute dari Foligno menuju Perugia, pembalap yang akrab disapa Pogi itu finish dengan catatan waktu 51 menit 44 detik. Ia unggul 17 detik dari Filippo Ganna (Ineos Grenadiers) yang finis kedua. Magnus Sheffield yang satu tim dengan Ganna, finish ketiga dengan gap 49 detik.

”Ini adalah balapan time trial pertama saya setelah kejuaraan dunia tahun lalu,” kata Pogi kepada Cyclingnews. ”Banyak persiapan untuk lomba ini, juga naik dan turun sejak tahun lalu di time trial. Karena itu, saya sangat bahagia dengan kemenangan ini,” lanjutnya.

Pada awal perlombaan, rute mayoritas landai. Baru 6,6 km sebelum finis, rute menanjak. Di awal rute, terlihat Pogi memilih menyimpan tenaga, tidak push habis-habisan. Baru di tanjakan yang merupakan spesialisasinya, ia tancap gas.

Dengan kemenangan itu Pogi unggul lebih dari dua menit di general classification. Kian jauh meninggalkan Geraint Thomas (Ineos) yang sebelumnya ada di posisi kedua GC dan kini tergusur ke urutan ketiga oleh Dani Martínez (Bora-Hansgrohe). Martinez sendiri menyodok ke urutan kedua setelah unggul 11 detik dari Thomas di ITT.

Jelang etape kedelapan, Pogi unggul 2 menit 36 detik dari Martinez. Sedangkan Thomas tertinggal 2 menit 46 detik dari Pogi dan menduduki posisi ketiga.

Nah, bisa saja Pogi meninggalkan kian jauh lawan-lawannya, jika kembali memenangi etape kedelapan malam ini WIB. Etape sejauh 152 km dari Spoleto menuju Prati di Tivo itu melombakan banyak rute tanjakan. Dan itu kemungkinan besar akan menjadi makanan empuk Pogi. 

Jika lancar memenangi etape kedelapan, Pogi bisa saja disebut sudah ”match point” dalam perebutan gelar juara umum Giro d’Italia 2024. Meski perlombaan masih tersisa 2 minggu lagi. Bagaimana tidak, time trial maupun tanjakan yang dilombakan di pekan pertama sebelum break perdana Senin nanti (13/5), ia kuasai dengan baik. (*)

 

Populer

Raih Gelar S3 di Sydney, Wisuda ‘Sarjana Ultra’ 1.500 Km di EJJ 2026
Kesan EJJ 2026 Versi Peserta: Pelayanan Memuaskan, Rute Minta Jangan Dites Om JB
EJJ 2026: Kabar Duka Memaksa Marcus-Aloysia DNF, Batalkan Piknik Bersepeda Lipat Keliling Jatim
Ketika Para Peserta EJJ 2026 Akhirnya Menemukan Marka Mobil Terbang
Pengalaman Serba Pertama Yusran Yahya di EJJ 2026, dari Rasakan Rute Terjauh Sampai Gempa
EJJ 2026: ’Ultra Women’ Ivo-Fian Rebut Podium ke-3 Pair sekaligus Lantern Rouge
Lulus 600 Km Pakai Seli, Ditantang Istri Lanjut EJJ 1.500 Km
Para Remidial yang Akhirnya Sukses Raih Gelar Sarjana Ultra EJJ 2026
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
EJJ 2026: Tidur Hanya Dua Jam, Hendri Resmi Diwisuda sebagai ‘Sarjana Ultra’ 600 Km