Factor ONE Baru Teruskan Tren “Lebar” Aerobike
by - February 16, 2018
Factor ONE Baru Teruskan Tren “Lebar” Aerobike
by MainSepeda - February 16, 2018

Sepeda berkonsep aero sekarang sudah bertebaran di mana-mana. Makin lama makin sophisticated, makin canggih konsepnya. Setiap produsen terus mempertajam konsep-konsep sebelumnya, baik oleh produsen itu sendiri maupun pesaing-pesaingnya.

Factor ONE terbaru, yang diperkenalkan di pertengahan Februari 2018 ini, dan sudah digunakan tim WorldTour AG2R La Mondiale, semakin menunjukkan arah masa depan sepeda aero. Apa saja?

1. Lihat, Nyaris Tak Ada Kabel!

Bentuk yang aerodinamis tidak lagi cukup untuk membuat frame aero membelah angin. Segala aspek yang menempel pada frame itu juga harus “bersih,” sehingga fungsi bentuk pada frame dan komponen lain bisa optimal membelah angin.

Pada Factor ONE baru, nyaris semua kabel tersembunyi. Semakin mudah karena frame baru ini eksklusif hanya untuk groupset elektronik. Dari depan, semua kabel disembunyikan lewat dalam integrated handlebar langsung masuk ke dalam frame.

Rapinya hampir setara dengan Trek Madone 9. Walau Trek menggunakan rem khusus yang integrated, sedangkan Factor ONE menggunakan direct mount brakes yang kini disediakan oleh Shimano, Campagnolo, bahkan SRAM (atau merek lain).

 

2. Kaki Depan Melebar

Factor ONE baru menggunakan desain fork depan yang melebar, sehingga terkesan lebih “mengangkang.” Desain ini membuat alur angin lebih mulus di sekitar ban dan frame. Konsep ini sebelumnya sudah diterapkan oleh Pinarello lewat sepeda time trial Bolide dan kemudian Dogma F10 terbaru.

 

 

3. Ban Makin Lebar

Sepeda aero kalau dilihat dari depan terlihat makin tipis. Tapi makin lama justru mengajak kita memakai ban lebih lebar. Bila sebelum ini ban 25 mm sudah menjadi standar menggeser 23 mm, maka masa depan (dalam waktu dekat) mungkin justru ban 28 mm. Kabarnya, penjualan ban 28 mm sekarang sudah menggeser 23 mm!

Factor ONE terbaru juga dirancang untuk menerima ban 28 mm. Sebelum ini, frame aero yang bisa menampung ban selebar itu adalah 3T Strada, yang sekarang juga turun di arena balap dunia.

 

4. Tersedia Memakai Disc Brake

Industri sepeda terus mendorong pemakaian disc brake untuk road bike. Sepeda aero pun sama. Bahkan “menonjolnya” disc brake sekarang tidak lagi dianggap sebagai penghalang angin besar.

Giant Propel terbaru sudah seratus persen disc brake, sama dengan 3T Strada. Specialized Venge Vias juga sudah memenangi lomba pakai disc brake. Yang lain, Trek Madone 9 versi disc brake kabarnya tinggal menunggu waktu dirilis.

Factor ONE juga akan tersedia versi disc brake-nya. Dan sudah konsep modern, kabel-kabelnya hampir semua disembunyikan.

 

5. Split Down Tube

Yang membedakan Factor ONE dengan frame aero lain adalah konsep split down tube. Batangan frame terbesar di bagian bawah seperti terbelah dua, dan masing-masing bagian seperti berlanjut ke chainstay kanan atau kiri.

Factor merupakan pionir konsep ini, sudah memakainya sejak konsep awal mereka dulu (hasil desain banyak eks desainer Formula 1).

Mereka mengklaim ini lebih aerodinamis, sekaligus membantu membuat bagian bottom bracket lebih stiff (satu lagi kunci penting sepeda aero).

 

6. Tidak Perlu Potong Steerer Tube!

Sepeda aero, yang makin menuntut pemakaian integrated handlebar-stem, biasanya bisa bikin sebal dalam perakitan. Steerer tube yang muncul dari fork harus benar-benar pas memotongnya. Supaya terlihat bersih dan rapi.

Terlalu pendek memotongnya, bisa bahaya. Terlalu panjang, maka akan ada sesuatu yang menonjol, membuat penampilan jelek tidak “bersih.”

Factor ONE telah menyelesaikan masalah ini! Memakai sistem OTIS (ONE Total Integration System), steerer pada sepeda ini dikunci dari luar (external hinge). Tidak tradisional lewat dalam head tube seperti sepeda kebanyakan.

Factor menyebut konsep ini lebih stiff saat sprint, serta membuat handling lebih presisi. Tapi, keunggulan utama adalah tinggi-pendek handlebar bisa disesuaikan lebih mudah tanpa memotong steerer tube.

Tidak ada lagi mengumpat dan marah karena salah potong!

 

KESIMPULAN: Segmen sepeda aero terus menjadi alat bagi produsen untuk bereksperimen dan mewujudkan visi masa depan. Setiap tahun, selalu ada sesuatu yang baru dari segmen ini. Factor ONE merupakan yang terbaru. Jangan heran kalau produsen lain sekarang sudah sibuk memikirkan gebrakan baru apa lagi pada sepeda aero mereka, atau mencoba menerapkan konsep-konsep aero ini pada sepeda tipe lain. (mainsepeda)


COMMENTS