Empat cyclist East Java Journey (EJJ) 2024 kategori 1.500 Km telah sampai di check point (CP) 1, Paltuding, Banyuwangi. Trihadi ”Tombro” Siswanto dan Zidan Attala datang pertama bersamaan. Lalu Handika ngebut menyusul. Bambang ”Bembenx” Anggoro Jati pantang menyerah.

Menurut data check in melalui Mainsepeda App, Tombro tercatat sampai di CP 1 pada 00:35:16. Zidan masih membayangi Tombro di belakang. Ia masuk pada 00:36:46. Selisih kurang dari satu menit.

Handika, yang awalnya memimpin race keseluruhan, menjadi cylicst ketiga yang tiba di CP 1 pada pukul 02:07:26. Handika ngebut semalam. Setelah dirinya tiga kali nyasar dalam perjalanan dari Situbondo menuju Banyuwangi.

"Ini device (GPS) saya kalau tak masukin map 1500 itu kadang salah baca. Tapi mau gimana lagi, ya orang punya rencanalah tapi fakta di lapangan kan tidak selalu mudah," kata Handika, setelah berhasil ketemu tim Mainsepeda.

Tak diduga, Bembenx yang pada awalnya tercecer di barisan tengah berhasil bergabung kelompok terdepan. Kedatangan Bembenx di CP 1 tercatat pada 03:04:26. Pantang menyerah. Dan keempat pembalap terdepan itu, memutuskan istirahat, makan, dan tidur di CP 1.

”Besok lah jam limaan atau setengah enam lanjut,” kata Tombro.

”Capek dan dingin sekali mau lanjut, tidur dulu,” kata Handika.

Baca Juga: 1500 EJJ 2024 Update – Hour 12: Empat Peserta Capai Baluran, Handika Masih Memimpin

Sementara itu, M. Dzaki Wardhana terhadang hujan deras di Banyuwangi. Ia sempat istirahat dan makan soto di Km 365. "Kalau kondisi hujan seperti ini jadi susah ngeliat, sama kacamatanya bisa nyimpen air, jadi harus hati-hati," kata Dzaki.

Ujian Dzaki, sapaan akrabnya, bertambah setelah ban depan-belakang sepedanya bocor. "Untungnya ada warga sekitar yang bantuin," terang Dzaki, memberikan update di Instastory akun resminya.

Handika hendak memulai perjalanan menuju Jember pukul 05.25WIB. Ia diikuti Tombro, Bembenx, dan Zidan yang berangkat pukul 05.36 dari CP1.

Beberapa cyclist mulai bergerak naik ke Paltuding sampai pukul 05.30 WIB. Patricia, Ismail Saputra, Rusdi Soegiarto Rustanto dan Ferdy terlihat telah melewati Km 400. Tepat di waktu yang hampir bersamaan, Handika, Zidan, Tombro dan Bembenx memulai perjalnanan menuju Jember sekitar pukul 05.30, secara berurutan.

Peserta kategori 1.500 Km harus mencapai CP 1 di Banyuwangi, sebelum Rabu, 28 Februari pada pukul 12.00 WIB. Cuaca dan padatnya lalu lintas masih membayangi para cyclist yang berada di Situbondo-Banyuwangi. (Mainsepeda)

Populer

KAI Ngebel KOM 2026: Ramah buat Pemula, Peserta Langsung Nge-Boom
Kategori Men Elite KAI Ngebel KOM 2026 Superseru, M Imam Arifin Kalahkan Noufal Setengah Roda!
Women Elite KAI Ngebel KOM 2026: Maghfirotika Ratu Tanjakan, Crismonita Kram Jelang Finis
Rekor Baru di Clasica de San Sebastian, Remco Evenepoel Raih Gelar Keempat
Persaingan Men Elite KAI Ngebel KOM 2026 Sengit, Runner-Up Bromo KOM Ingin Cetak Sejarah
Muda Berbahaya! Fariz dan Kamila Jadi Prince dan Princess of the Mountain KAI Ngebel KOM 2026
Cerita Peserta KAI Ngebel KOM ke Madiun Naik Kereta Api, Gerbong Khusus Sepeda Praktis dan Htmat
7 Asupan Carbo Loading Khas Madiun yang Wajib Dicoba buat Peserta KAI Ngebel KOM 2026
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Cyclist Kategori 21 and Under Debut di KAI Ngebel KOM 2026, Siap Berebut Podium!