Stephen Williams berhasil mengamankan gelar juara umum (general classification) Tour Down Under 2024. Dalam etape terakhir, etape 6, hari ini (21/1), pembalap (Israel-Premier Tech) ia berhasil membendung serangan Isaac del Toro (UAE Team Emirates). Terus menguntit Del Toro jelang finis di Mount Lofty, Williams berhasil finis terdepan di etape pemungkas itu.

Del Toro sebenarnya sudah melakukan segalanya untuk memenangi etape 6. Di rute menanjak Mount Lofty, ia berjuang habis-habisan untuk meninggalkan Williams. Williams yang punya energi dan kecepatan yang cukup untuk mengikuti Del Toro, tampil cerdik. Ia terus menguntit Del Toro. Pun ketika Del Toro memacu sepedanya zig zag ke kanan dan ke kiri. Williams tidak terpancing untuk menyalip, terus menguntit.

Baru sekitar 250 meter menjelang finis, Williams menyerang. Del Toro yang sudah habis-habisan untuk menjauh sebelumnya, tidak mampu bereaksi. Williams pun menang cukup mudah.

Williams bisa melakukan taktik itu dengan leluasa karena mengawali etape keenam dengan posisi sebagai pemuncak klasemen. Pesaing terdekatnya, Oscar Onley tercecer. Williams pun bisa lebih tenang untuk menghadapi ancaman-ancaman yang coba dihadirkan Del Toro yang sebelumnya memenangi etape kedua.

”Etape yang luar biasa,” kata Williams di garis finis sebagaimana dilansir GCN. ”Saya terbang ke bulan, dukungan tim kepada saya dalam beberapa hari terakhir luar biasa. Terima kasih saya tidak akan pernah cukup untuk mereka,” lanjutnya.

Williams menyatakan sengaja menunggu yang dilakukan para pesaingnya di depan, termasuk Del Toro. Mendekati finis, ia baru memutuskan menyerang. ”Saya baru attack 250 meter jelang finis, saat kaki-kaki mereka sudah lemah,” ucapnya.

Sementara itu, dikategori point classification, Sam Welsford berhasil mengamankan gelar juara. Pembalap Bora-Hansgrohe itu memenangi empat etape flat. Luke Burns (Timnas Australia) mengamankan gelar juara king of mountain. Sementara, Del Toro mendapatkan ”hadiah hiburan” dengan menjadi juara kategori youth.

Konfigurasi klasemen akhir tersebut, tentu saja hasil yang mengecewakan untuk tim unggulan tuan rumah Team Jayco-AlUla. Simon Yates dan Caleb Ewan yang mereka andalkan di kategori sprint dan GC tidak mampu berbuat banyak. Menjadi pekerjaan rumah yang besar di ajang-ajang world tour selanjutnya. (Mainsepeda)

Populer

Zidan Attala Nouval Hidayat yang Pertama Capai "Cima Coppi" EJJ 2026
Bentang Jawa 2025: Stephen Lane Juara! Pecah Rekor Finish Under 78 Jam
Ini Dia Hasil Resmi Bentang Jawa 2025
Go Suhartono dan Peserta Termuda Bentang Jawa 2026 Terpaksa DNF di Hari Kedua, Ini Penyebabnya
Bentang Jawa 2025: 181 Peserta, 47 DNF, Rekor 119 Finisher!
Inilah yang Membuat Bentang Jawa 2024 Sangat Berkesan
No. 1 Finis East Java Journey 2024 Kategori 1.500 Km, Zidan Juara Men 39 and Under
Preview Bentang Jawa 2025: Para Unggulan Target Finish Rabu Siang
East Java Journey 2023: Gandeng Bentang Jelajah Nusantara untuk Tracking System
Rayakan Kemenangan Pogacar, Colnago Rilis V3Rs Capsule Collection