Azrul Ananda dan Johnny Ray melanjutkan hobi lama saat berkunjung ke Amerika baru-baru ini. Yaitu mengunjungi pabrik, markas, kantor, atau bengkel pembuat sepeda kondang dunia. Sebelum kembali ke Indonesia, mereka dan teman-teman sempat mampir ke Portland, negara bagian Oregon. Kota itu merupakan salah satu kota utama industri sepeda Amerika. Banyak seniman sepeda dan brand sepeda bermarkas di sana. Atau di sekitarnya.

Dalam episode ini, Azrul, Ray, Edo Bawono, dan teman-teman mengunjungi dua lokasi penting di Portland. Pertama, mengunjungi workshop Speedvagen (sekaligus jadi satu Vanilla Bikes). Di sana, mereka bertemu langsung dengan Sacha White, pemilik brand tersebut sekaligus pembuat sepeda-sepeda custom kondang itu. Lewat kunjungan itu, kita semua bisa melihat langsung bagaimana sebuah merek "artisan" kondang beroperasi. Dengan kru yang sangat sedikit, dan hanya mau memproduksi tidak lebih dari 111 sepeda per tahun!

Dari Speedvagen, rombongan mampir ke River City Bicycle. Mungkin, inilah toko sepeda paling kondang di Portland. Azrul Ananda juga bernostalgia, karena di sinilah dia membeli salah satu sepeda pertamanya pada 2010! Saksikan keseruannya di Podcast Main Sepeda Episode 98. Tayang Rabu, 13 Juli 2022 pukul 16.00 WIB. Hanya di channel Mainsepeda di Youtube. (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 97

Populer

EJJ 2026: Petualangan Bersepeda 1.500 km dari Timur ke Barat Dimulai!
EJJ 2026: Kena Dobel Kendala, Muhammad Suhud Harus Beli Ban sekaligus Smartphone Baru
EJJ 2026: Dilema Bambang Hartana, antara ‘Tugas Negara’ dan Target Mengejar CoT di CP 2
EJJ 2026: No Team Order, Dua Cyclist Wdnsdy JB dan Joko Bersaing Ketat Berebut Takhta Men 40 and Up
EJJ 2026: Akhirnya Zidan (Butuh) Tidur Juga
Zidan Attala Nouval Hidayat yang Pertama Capai "Cima Coppi" EJJ 2026
EJJ 2026: Lewat 33 Menit dari CoT, Machfud Ingin Remidi Tahun Depan
EJJ 2026: Persiapan Matang, Debutan asal Singapura Yusran Yahya Ramaikan Persaingan Men 40 and Up
Bentang Jawa 2025: Stephen Lane Juara! Pecah Rekor Finish Under 78 Jam
EJJ 2026: Joko Sumalis Tembus Paltuding Ijen dengan Modal Lemper